Tak Lewat JPO, Wanita 20 Tahun Tewas Ditabrak Bus Transjakarta
Jum'at, 09 Desember 2016 - 22:01 WIB
Tak Lewat JPO, Wanita 20 Tahun Tewas Ditabrak Bus Transjakarta
A
A
A
JAKARTA - Seorang wanita tewas tertabrak Bus Transjakarta di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Korban tertabrak ketika menyeberang tanpa menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, bus dengan nomor polisi B 7823 TGB itu menabrak penyeberang jalan pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB.
"Kejadiannya di Jalan Mampang Prapatan arah utara di depan United Oil, wilayah Jakarta Selatan," katanya di Jakarta, Jumat (9/12/2016).
Insiden tersebut bermula ketika korban yang berinisial YYS hendak menyeberang jalan bersama dengan lima orang temannya di jalur Transjakarta dari arah barat menuju timur Jalan Mampang Prapatan. Namun, wanita yang masih berusia 20 tahun itu diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas. Apalagi dia melewati busway.
"Kendaraan dari arah samping kanannya menghalanginya, akhirnya korban tertabrak Transjakarta yang melaju di jalur Transjakarta dari arah belakangnya," tegasnya.
YYS mengalami luka cukup parah dan meninggal di lokasi kejadian. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Sementara sopir bus Transjakarta berinisial GS diamankan untuk dimintai keterangan.
"Polisi langsung mengecek TKP, mengamankan barang bukti, mengecek korban ke RS Fatmawati dan mengamankan pengemudi Bus Transjakarta," jelasnya.
Salah seorang saksi mata Irwan (32), menjelaskan, saat itu dirinya tidak melihat secara langsung kejadian itu. Namun dia baru mengetahui ketika teman-teman korban teriak. "Saya lihat kondisinya sudah sangat parah, saat dilihat memang sudah meninggal dunia," jelasnya.
Dia mengakui, korban dan teman menyeberang tidak di JPO. Alasannya jarak JPO memang cukup jauh sehingga mereka mengambil jalan pintas. "Sering di sini kejadian orang tertabrak. Bukan cuma sama busway tapi sama mobil juga," katanya.
Dia berharap, petugas segera membangun JPO di kawasan Mampang. Karena masyarakat malas bila JPO terlalu jauh.
Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, bus dengan nomor polisi B 7823 TGB itu menabrak penyeberang jalan pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB.
"Kejadiannya di Jalan Mampang Prapatan arah utara di depan United Oil, wilayah Jakarta Selatan," katanya di Jakarta, Jumat (9/12/2016).
Insiden tersebut bermula ketika korban yang berinisial YYS hendak menyeberang jalan bersama dengan lima orang temannya di jalur Transjakarta dari arah barat menuju timur Jalan Mampang Prapatan. Namun, wanita yang masih berusia 20 tahun itu diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas. Apalagi dia melewati busway.
"Kendaraan dari arah samping kanannya menghalanginya, akhirnya korban tertabrak Transjakarta yang melaju di jalur Transjakarta dari arah belakangnya," tegasnya.
YYS mengalami luka cukup parah dan meninggal di lokasi kejadian. Korban pun dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Sementara sopir bus Transjakarta berinisial GS diamankan untuk dimintai keterangan.
"Polisi langsung mengecek TKP, mengamankan barang bukti, mengecek korban ke RS Fatmawati dan mengamankan pengemudi Bus Transjakarta," jelasnya.
Salah seorang saksi mata Irwan (32), menjelaskan, saat itu dirinya tidak melihat secara langsung kejadian itu. Namun dia baru mengetahui ketika teman-teman korban teriak. "Saya lihat kondisinya sudah sangat parah, saat dilihat memang sudah meninggal dunia," jelasnya.
Dia mengakui, korban dan teman menyeberang tidak di JPO. Alasannya jarak JPO memang cukup jauh sehingga mereka mengambil jalan pintas. "Sering di sini kejadian orang tertabrak. Bukan cuma sama busway tapi sama mobil juga," katanya.
Dia berharap, petugas segera membangun JPO di kawasan Mampang. Karena masyarakat malas bila JPO terlalu jauh.
(mhd)