BAZNAS Buka Posko Bantuan Korban Gempa di Pidie

Jum'at, 09 Desember 2016 - 20:30 WIB
BAZNAS Buka Posko Bantuan...
BAZNAS Buka Posko Bantuan Korban Gempa di Pidie
A A A
PIDIE - Tim BAZNAS sudah menjangkau Desa Lhok Pu’uk, Kecamatan Pante Raya, Kabupaten Pidie, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Saat tim masuk ke desa ini, warga belum mendapatkan bantuan sejak gempa melanda pada Rabu 7 Desember pukul 05.05 WIB.

Relawan BAZNAS bersama warga setempat membersihkan puing-puing bangunan termasuk masjid dan musala yang masih berantakan. Tim juga mendirikan masjid darurat dan hunian sementara (huntara).

Warga lain yang terdampak saat ini masih mengungsi di halaman Pesantren Tauthiatut Tarbiyah.

Kesehatan pengungsi terus menurun karena fasilitas yang serba terbatas. Tim medis dari Rumah Sehat BAZNAS memberikan pelayanan kepada para pengungsi yang sebagian besar mengalami keluhan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

BAZNAS membuka posko untuk para korban gempa di Lhok Pu’uk dengan memberikan berbagai layanan dan bantuan.

Selain layanan medis, tim juga mengadakan trauma healing untuk anak-anak agar tidak larut dalam kesedihan. Ini dilakukan karena rumah yang hancur, kehilangan keluarga dan gempa-gempa susulan yang terjadi membuat warga mengalami trauma.

Komandan Lapangan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufiq mengatakan, korban gempa masih membutuhkan berbagai bantuan.

“Kebutuhan mendesak untuk para pengungsi di Lhok Pu’uk hingga saat ini meliputi Tenda Pungungsi, Genset, Alas Tidur, Selimut, Dapur Umum, Dapur Air, Hygiene Kit, Babby Kit, Air Bersih dan Makanan Bayi,” katanya dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Jumat (9/12/2016).

Saat ini Tim BTB sedang membangun hunian sementara (huntara) untuk menjadi tempat tinggal layak para korba gempa sebelum memperoleh bantuan rumah permanen.

Direktur Amil Zakat Nasional BAZNAS, Arifin Purwakananta mengatakan BAZNAS akan menyalurkan bantuan dari masyarakat bukan hanya saat masa tanggap darurat saja.

“Kami sudah menyiapkan program pada Fase Recovery dengan membangun sekolah darurat, poliklinik darurat, pasar darurat dan rumah tumbuh,” kata Arifin.

Program lanjutan disiapkan juga pada Fase Development, antara lain melalui program pengembangan ekonomi, program pengembangan sosial dan berbagai program advokasi.
(sms)
Berita Terkait
Gempa M5,8 Guncang Sinabang...
Gempa M5,8 Guncang Sinabang Aceh Malam Ini
4 Gempa Bumi Terbesar...
4 Gempa Bumi Terbesar di Dunia yang Menimbulkan Patahan
Gempa Magnitudo 6,5...
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Calang Aceh Jaya
Deretan Gempa Bumi yang...
Deretan Gempa Bumi yang Paling Mematikan di Indonesia
Aceh Diguncang Gempa...
Aceh Diguncang Gempa Berkekuatan M6,2
Gempa Bumi M6,2 Guncang...
Gempa Bumi M6,2 Guncang Aceh Akibat Aktivitas Deformasi Batuan Dalam Lempeng
Berita Terkini
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
22 menit yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
8 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
10 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
10 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
12 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved