Amankan Sidang Ahok, Polisi Tunggu Laporan Intelijen

Kamis, 08 Desember 2016 - 20:03 WIB
Amankan Sidang Ahok,...
Amankan Sidang Ahok, Polisi Tunggu Laporan Intelijen
A A A
JAKARTA - Polisi masih belum menentukan jumlah personelnya untuk mengamankan jalannya sidang dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki T Purnama (Ahok). Sebab, polisi masih menantikan laporan intelijen tentang kemungkinan jumlah pengunjung yang akan menyaksikan persidangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penentuan tempat persidangan dugaan kasus penistaan agama itu sejatinya wewenang Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), polisi hanya merekomendasikan saja. Sebab, polisi memprediksi persidangan tersebut akan dibanjiri pengunjung.

"Kalau lokasi sidang itu sempit, (PN Jakut) sedang direnovasi, jalan juga penuh. Tak ada salahnya kami rekomendasikan, jadi kita koordinasi dengan pengadilan tapi tetap lokasinya wewenang pengadilan yang tentukan," ujarnya pada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016).

Menurutnya, polisi sudah siap melakukan pengamanan di lokasi-lokasi yang direkomendasikan polisi itu. Kalaupun lokasi sidang itu PN Jakut memiliki putusan sendiri, polisi pun tetap siap melakukan pengamanan sidang agar dapat berjalan lancar. (Baca: Kapolda Metro Sebut Tempat Sidang Belum Tentu di PN Jakut)

Argo membeberkan, adapun pengamanan itu meliputi wilayah persidangan, baik di pintu masuk dan pintu keluarnya. Begitu juga pada peserta sidang, pengunjung, dan perangkat sidangnya akan dikawal polisi.

"Saat ini, lokasi sidang pun belum ditentukan lantaran masih dalam tahap dianalisis tingkat kerawanan," katanya. (Baca juga: Polri Sarankan Sidang Ahok Digelar di PRJ atau Cibubur)

Argo menambahkan, analisis itu diperlukan demi kelancaran sidang karena diprediksi pengunjung sidang tersebut akan cukup banyak. Namun sudah siap melakukan pengamanan, polisi masih belum menentukan jumlah personel yang bakal dikerahkan untuk mengamankan sidang tersebut.

"Kami kepolisian ini tetap mendukung dan merencanakan pengamanan. Penentuan jumlah personel melihat kondisi. Saat ini kami masih menunggu informasi dari intelijen kira-kira nanti pengunjungnya berapa, baru disesuaikan personelnya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Hari Ini Roy Suryo Sidang...
Hari Ini Roy Suryo Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Roy Suryo Jalani Sidang...
Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
50 menit yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
2 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
10 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
10 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved