Libatkan Anak untuk Kampanye, Komnas PA Kecam Timses Djarot
Selasa, 06 Desember 2016 - 03:20 WIB
Libatkan Anak untuk Kampanye, Komnas PA Kecam Timses Djarot
A
A
A
JAKARTA - Tim sukses (Timses) Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapatkan kecaman dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) karena diduga melibatkan anak-anak saat kampanye di Kalideres dan Cengkareng, Rabu 30 November 2016 lalu.
Sekjen Komnas PA, Dhanang Sasongko mengecam kampanye tersebut. Menurutnya pelibatan anak saat kampanye tak ubahnya dengan melakukan eksploitasi terhadap anak. "Dalam undang-undang sudah jelas bahwa anak dibawah umur tidak diperbolehkan mengikuti kampanye," ujarnya, Senin (5/12/2016) lalu.
Sebelumnya, saat berkampanye di kawasan Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat. Sejumlah tim sukses melibatkan sejumlah anak berkampanye, beberapa diantaranya ada yang masih berseragam pramuka.
Disana mereka membentuk dua baris berhadapan, menyambut kedatangan Djarot. Kemudian dengan teriakan riuh ramai datang mengiringi keduanya.
Terkait hal itu, Dhanang menegaskan sebelum masa kampanye ditetapkan. Pihaknya sudah memberikan tim sukses Cagub DKI Jakarta untuk tak melibatkan anak dalam kampanye langsung. Lantaran kewajiban anak hanya bersekolah, dan bukan melakukan kegiatan politik.
Dalam kasus ini, Dhanang tak menampik, apa yang dilakukan cagub nomor dua tak ubahnya mengindahkan peringatan itu. "Selain melanggar aturan mereka juga mengindahkan kami. Kami sangat kecewa," tuturnya.
Rencananya, pascakasus itu, Dhanang akan berkomunikasi dengan Panwaslu Jakbar untuk menanggapi kasus itu. Rekomendasi dari pihaknya akan dilakukan untuk pemberian sanksi, dan kemungkinan terburuk bisa dikenakan pidana.
Sekjen Komnas PA, Dhanang Sasongko mengecam kampanye tersebut. Menurutnya pelibatan anak saat kampanye tak ubahnya dengan melakukan eksploitasi terhadap anak. "Dalam undang-undang sudah jelas bahwa anak dibawah umur tidak diperbolehkan mengikuti kampanye," ujarnya, Senin (5/12/2016) lalu.
Sebelumnya, saat berkampanye di kawasan Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat. Sejumlah tim sukses melibatkan sejumlah anak berkampanye, beberapa diantaranya ada yang masih berseragam pramuka.
Disana mereka membentuk dua baris berhadapan, menyambut kedatangan Djarot. Kemudian dengan teriakan riuh ramai datang mengiringi keduanya.
Terkait hal itu, Dhanang menegaskan sebelum masa kampanye ditetapkan. Pihaknya sudah memberikan tim sukses Cagub DKI Jakarta untuk tak melibatkan anak dalam kampanye langsung. Lantaran kewajiban anak hanya bersekolah, dan bukan melakukan kegiatan politik.
Dalam kasus ini, Dhanang tak menampik, apa yang dilakukan cagub nomor dua tak ubahnya mengindahkan peringatan itu. "Selain melanggar aturan mereka juga mengindahkan kami. Kami sangat kecewa," tuturnya.
Rencananya, pascakasus itu, Dhanang akan berkomunikasi dengan Panwaslu Jakbar untuk menanggapi kasus itu. Rekomendasi dari pihaknya akan dilakukan untuk pemberian sanksi, dan kemungkinan terburuk bisa dikenakan pidana.
(ysw)