Pengungsi Konflik Agraria Telukjambe Meninggal Dunia

Selasa, 29 November 2016 - 17:24 WIB
Pengungsi Konflik Agraria...
Pengungsi Konflik Agraria Telukjambe Meninggal Dunia
A A A
KARAWANG - Seorang pengungsi korban konflik agraria lahan Telukjambe Barat, Miin (51), meninggal dunia setelah mengalami sakit di penampungan pengungsi di asrama haji Islamic Center.

Miin diduga meninggal akibat mengalami depresi sehingga jatuh sakit selama dalam pengungsian dan terlambat ditangani pihak rumah sakit.

"Iya betul memang salah seorang pengungsi meninggal karena sakit kita sudah sempat membawa ke RSUD untuk dirawat tapi akhirnya meninggal. Jenazahnya sudah dibawa pihak keluarganya dan langsung dimakamkan di Subang," kata Kepala Dinas Sosial, Rokhuyun A. Santosa kepada Koran Sindo, Selasa (29/11/2016).

Rokhuyun menuturkan, Miin menderita sakit selama dalam pengungsian yang ditampung Pemkab Karawang di Asrama Haji Islamic Center, Kelurahan Karangpawitan.

Hanya saja dirinya mengaku tidak tahu persis penyakit yang diderita Miin hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Padahal, kata Rokhuyun, selama menderita sakit dipengungsian. "Dia itu sempat ditangani oleh tim medis yang siaga di tempat pengungsian. Tapi tim medis memutuskan untuk membawanya ke RSUD, namun tidak tertolong," katanya.

Rokhuyun menjelaskan, jenazah Miin sudah disemayamkan di kampung halamannya di Kabupaten Subang. Pihaknya membiayai seluruh perawatan dan pengurusan hingga pemakaman jenazah.

Dia berharap para pengungsi yang mengalami gejala kurang sehat agar segera diperiksa tim medis yang ditempatkan di pengungsian.

"Kalau memang ada keluhan dengan kesehatan segera diperiksa jangan menunggu sampai parah baru berobat. Pemkab menjamin semua kebutuhan selama dalam pengungsian," katanya.

Sebanyak, 185 kepala keluarga dari Dusun Kiarahayam, Dusun Cisadang dan Desa Wanajaya yang mayoritas adalah petani, mengungsi karena konflik agraria di desanya.

Sebelumnya, para petani ini terpaksa mengungsi di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Komisi Perlindungan Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) di Jakarta.

Setelah sebulan mengungsi di Jakarta akhirnya Pemkab Karawang memulangkan pengungsi dan menyediakan tempat penampungan di Asrama haji Islamic Center.
Namun penampungan pengungsi yang disediakan Pemkab ini banyak dikeluhkan karena dinilai tidak layak untuk kesehatan.

Para pengungsi ini belum berani kembali ke rumah masing-masing karena masih trauma dengan peristiwa bentrokan yang terjadi beberapa waktu lalu antara warga dengan petugas keamanan PT.

Pertiwi Lestari yang mengklaim lahan yang ditempati warga itu miliki perusahaan yang akan membangun kawasan industri itu.

PT. Pertiwi Lestari tidak hanya konflik dengan warga, bahkan juga dengan Perhutani dan LVRI yang sama-sama mengklaim lahan tersebut.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
6 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
7 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
7 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
7 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
8 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved