Jubir Ahok-Djarot: Tersangka Belum Tentu Jadi Terdakwa

Minggu, 27 November 2016 - 22:26 WIB
Jubir Ahok-Djarot: Tersangka...
Jubir Ahok-Djarot: Tersangka Belum Tentu Jadi Terdakwa
A A A
JAKARTA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat tak menyangkal elektabilitasnya terus merosot. Hal itu diakibatkan berbagai faktor, salah satunya adalah penetapan Ahok sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Paslon Ahok-Djarot, Ansy Lena. Meski demikian, dia enggan berkomentar terkait peran empat partai politik (parpol), yakni PDIP, Nasdem, Golkar, dan Hanura yang ikut mendukung calon petahana itu.

"Yang jelas, ini bukan akhir segalanya kami masih punya waktu untuk berbenah," tuturnya di Jakarta, Minggu (27/11/2016).

Bahkan, kata Ansy, responden yang dahulu membela Ahok kini membelot karena kasus penistaan agama. Isu Agama baginya adalah isunya sensitif yang menjatuhkan suara Ahok. Politik Indonesia tak lagi panas, bahkan mendidih. Namun demikian, Ansy yakin, suara yang dihilang itu akan kembali setelah pihaknya melakukan pembenahan.

"Isu korupsi, kasar, suku, dan etnis semuanya mental di paslon kami. Dan begitu muncul isu agama semua menjadi berubah," tuturnya. (Baca: Kasus Penistaan Agama, Elektabilitas Ahok-Djarot Turun Drastis)

Meski demikian, dia yakin, elektabilitas Ahok-Djarot akan kembali unggul. "Padahal kita tahu walaupun sudah menjadi tersangka, belum tentu menjadi terdakwa," katanya.

Sedangkan, menurut Tim Sukses Agus-Sylvi, Didi Irawadi, keberadaan medsos seringkali membuat isu-isu menyedutkan terhadap pihaknya. Bahkan diakui, beberapa paslon lain juga telah melancarkan serangan melalui medsos. "Mereka juga menjatuhkan beberapa program kami," jelasnya.

Terkait soal hasil survei Poltracking Indonesia, Didi mengaku bahagia. Hasil survei akan menjadi evaluasi kerja timnya. Ia berjanji akan mengelolah dengan baik survei ini sehingga memenangkan paslon Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nantinya.

Selain itu, tim sukses tidak akan terlena dengan kondisi ini. Selain masih memiliki waktu lama, margin of error juga cukup tinggi dan berpotensi mengganggu suara nantinya. "Intinya kami akan tetap bekerja keras memaksimalkan potensi dan peluang yang ada," tuturnya.

Sementara itu, tim sukses nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salihudin Uno menyampaikan hasil survei Poltracking Indonesia itu akan dijadikan bahan evaluasi untuk bekerja lebih maksimal. Kampanye secara santun dan berwibawa lebih dikedepankan oleh pihaknya terhadap Pilgub DKI, sehingga ia menyatakan kampanye hitam jarang dilakukan. "Kami utamakan kesantunan, yang jelas suara kami meningkat, walaupun sedikit," tuturnya.

Paslon nomor tiga enggan bermain dalam konflik politik antara Ahok-Agus. Baginya swingfoter maupun responden semacam ini sangat berbahaya. Sebab, bisa mengganggu suara lainnya. Sehingga tak bisa menjadi dasar untuk evaluasi. "Kami akan kedepankan untuk lumbung suara kami," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
35 menit yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
1 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
1 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
1 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
11 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
12 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved