Kasus Penistaan Agama, Elektabilitas Ahok-Djarot Turun Drastis

Minggu, 27 November 2016 - 21:02 WIB
Kasus Penistaan Agama,...
Kasus Penistaan Agama, Elektabilitas Ahok-Djarot Turun Drastis
A A A
JAKARTA - Kasus penistaan agama yang menjerat pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), membuat elektabilitas pasangan calon nomor dua ini mengalami penurunan drastis. Suara Ahok kemudian tersebar dikedua paslon lain, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Anies Rasyid Baswedan.

Lembaga Poltracking yang melakukan survei mulai dari 7-17 November 2016 dengan menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden. Menyimpulkan suara Ahok-Djarot mengalami penurunan drastis. Survei menyimpulkan dengan margin of error 2,8 persen.

Dari hasil survei mendapati Agus-Slyvi unggul di 27,92%, Ahok-Djarot di 22%, dan Anies-Sandi di 20,42%, sementara 29,66% responden memilih tidak menjawab. Nilai itu menurun dari hasil survei sebelumnya yang menyebutkan suara Ahok mencapai 37,95% dan Anies 36,38%, sedangkan Agus belum memiliki persentase, mengingat dirinya belum mendaftar.

Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR menyampaikan, faktor Agama mempengaruhi presentasi suara nantinya. Sementara terhadap asal daerah dan suku, keduanya tidak mempengaruhi.

Termasuk persoalan wajah dan tampang, responden mencatat hal itu tidak penting, dibandingkan dengan karakter kerja yang santun dan tegas. Selain itu, banyak responden juga menilai Program, Pengalaman, dan Prestasi menjadi pilihan nantinya.

"Walaupun sejauh ini responden merasakan puas terhadap kinerja Ahok. Tapi mungkin karena demo kemarin, elektabilitas dia (Ahok) menurun," tutur Hanta di kawasan Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/11/2016).

Meski demikian, terkait soal popularitas, Ahok masih menjadi yang tertinggi yakni 94,8%, jauh dibanding Agus hanya 87,5%, dan Anies 85,9%. Walaupun popular, namun kasus yang terjadi pada Ahok membuat masyarakat tidak menyukainya.

Ini tercatat dari enam tokoh berpartisipasi Ahok berada di posisi empat dengan tingkat kesukaan masyarakat sebesar 60%, tertinggal cukup jauh dari Agus sebesar 73,83%, Anies 71,67%, dan Sandiaga 62,42%. Sementara paslon dua lainnya, Slviana 58,83%, dan Djarot 55,50%.

"Yang paling mendongkrak naik yakni Agus, mengingat, survei sebelumnya Agus belum begitu terkenal," jelasnya.

Selain itu, Poltracking juga mencatat peran media cukup berpengaruh dalam elektabilitas, popularitas, dan suara paslon. Ini terlihat dari sejumlah publik yang melihat media massa yang mainstream dan kovensional sebesar 77,83% memiliki pengaruh, sementara 70,43% lainnya menilai media sosial juga memiliki pengaruh.

"Jadi bisa disampaikan berita di media ataupun isu di medsos sangat berpengaruh terhadap suara responden dan masyarakat," tuturnya.

Sementara terkait politik uang, Poltracking menyampaikan, kecerdasan dan tingginya masyarakat Jakarta membuat uang tak mempengaruhi. Hasil survei mendapati sebanyak 71,75% responden menilai politik uang tidak boleh dilakukan. Survei lainnya mencatat 54,33% tidak akan menerima uang. Sementara 44,92% menyebutkan sekalipun nantinya akan mendapatkan uang, namun mereka tidak akan memilih.

Meningginya suara Agus dalam sebulan terakhirnya tak lepas dari peran Susilo Bambang Yudhono (SBY), dan mantan prajurit Militernya. Agus dianggap responden juga memiliki karakter program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti bantuan langsung, dan figur SBY.

Hal ini lah yang dianggap Poltracking dimanfaatkan untuk mencuri responden Ahok yang terpecah. "Makanya suara dia begitu tinggi," tutur Hanta.
(mhd)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Polstat: Elektabilitas...
Survei Polstat: Elektabilitas Anies Tertinggi di Pilgub DKI Jakarta, Ahok Kedua
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Survei Cagub DKI: Anies...
Survei Cagub DKI: Anies Baswedan Terkuat, Elektabilitas Ahmad Sahroni di atas Djarot
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
1 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
2 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
2 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
2 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
12 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
13 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved