Antisipasi Demo 2 Desember, 4.000 Aparat Gabungan Jaga Kota Semarang

Kamis, 24 November 2016 - 16:59 WIB
Antisipasi Demo 2 Desember,...
Antisipasi Demo 2 Desember, 4.000 Aparat Gabungan Jaga Kota Semarang
A A A
SEMARANG - Kota Semarang akan dijaga lebih dari 4.000 aparat gabungan sebagai antisipasi demonstrasi yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) pada 2 Desember 2016. Kemungkinan demo juga akan digelar di Semarang.

"Dimungkinkan aksi demonstrasi jilid III soal penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Ahok ini juga dilakukan di sini. Memang hingga hari ini belum ada pemberitahuan ke kami mengenai aksi itu, tapi daripada terdadak, nanti pemberitahuan bisa satu hari sebelum atau setengah hari sebelum aksi, kami antisipasi," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji di Mapolrestabes Semarang, Kamis (24/11/2016).

Untuk personel yang disiapkan, sebut Abi, ada lebih dari 4.000 aparat. Mereka terdiri dari personel Polda Jawa Tengah, Polrestabes Semarang, Brigade Mobil (Brimob), instansi samping hingga TNI, mulai dari Banteng Raiders, Batalion Zipur, Arhanudse, Kodim Semarang, Denpom IV/5 Semarang, hingga Lanal.

Hari ini, Abi juga mengumpulkan anak buahnya termasuk para perwira dan mengundang instansi terkait untuk melaksanakan persiapan pengamanan Kota Semarang.

Menggunakan sistem TFG (Tactical Force Group), mereka menggelar peta Kota Semarang di lapangan Mapolrestabes. Di situ, dipaparkan berbagai model pengamanan yang akan dilakukan.

Abi menyebut, TFG ini dilakukan agar ada persamaan persepsi bagaimana cara bertindak yang akan dilakukan saat pengamanan demonstrasi nantinya.

Pengamanan dilakukan menyeluruh, dibagi tiga zona yakni barat, tengah, dan timur. Hal ini dilakukan mengingat Kota Semarang menghubungkan beberapa wilayah kabupaten lain, seperti Grobogan, Demak, Kabupaten Semarang dan Salatiga, hingga Kendal.

"Untuk pengamanan nanti tidak ada senjata (api). Kami menggunakan tameng dan tongkat," kata Abi.

Pihaknya, sejauh ini juga masih menunggu maklumat dari Polda Jawa Tengah terkait demonstrasi ini.

Terpisah, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengimbau masyarakat di wilayah hukumnya tidak mengikuti demonstrasi di Jakarta pada 2 Desember mendatang.

Imbauan itu berdasarkan berbagai pertimbangan. Di antaranya, demonstrasi itu berpotensi ditunggangi kelompok tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kesempatan hingga rawan mengganggu hak orang lain. "Kalau mau aksi di sini saja. Sampaikan aspirasinya di sini," kata Condro.
(zik)
Berita Terkait
Belasan Ribu Nelayan...
Belasan Ribu Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan Aksi Damai 18 Desember 2025
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
Polda Jabar Imbau Aksi...
Polda Jabar Imbau Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tidak Berujung Anarkis
Aksi Demonstrasi Dibubarkan...
Aksi Demonstrasi Dibubarkan Paksa Polisi, Begini Kata Koordinator Aksi 1812
2 Terduga Provokator...
2 Terduga Provokator Aksi Demo Hari Ini Diamankan Polda Jateng
Jeep Wrangler ini Didedikasikan...
Jeep Wrangler ini Didedikasikan untuk Aksi Demonstrasi
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
1 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
3 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
3 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
3 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
4 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
5 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved