Pilgub DKI, Ahok Diprediksi Kalah di Putaran Pertama
Senin, 21 November 2016 - 15:59 WIB
Pilgub DKI, Ahok Diprediksi Kalah di Putaran Pertama
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik asal Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun memprediksi Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal kalah di putaran pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
Hal tersebut diungkapkan Ubay sapaan akrab Ubedilah setelah sebelumnya Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu menetapkan status tersangka terhadap Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.
"Dengan perubahan konstelasi politik dan perubahan perilaku politik pemilih pasca ditetapkannya Ahok sebagai tersangka, kemungkinan Ahok akan gigit jari pada putaran pertama, atau Ahok bisa kalah di putaran pertama," ujar Ubay, Minggu, 20 November 2016. (Baca: Resmi, Ahok Tersangka Penistaan Agama)
Oleh karena itu, kata Ubay, penetapan tersangka Ahok serta melemahnya dukungan publik terhadap Mantan Bupati Belitung tersebut menjadi suatu peluang yang menguntungkan bagi para Calon Gubernur DKI Jakarta yang lain.
"Dengan pertimbangan banyaknya kader dan pemilik modal yang mulai menarik dukungan dari Ahok maka kandidat lain seperti pasangan Agus-Silvy dan Anies-Sandi akan mendulang limpahan dukungan," tukasnya.
Hal tersebut diungkapkan Ubay sapaan akrab Ubedilah setelah sebelumnya Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu menetapkan status tersangka terhadap Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.
"Dengan perubahan konstelasi politik dan perubahan perilaku politik pemilih pasca ditetapkannya Ahok sebagai tersangka, kemungkinan Ahok akan gigit jari pada putaran pertama, atau Ahok bisa kalah di putaran pertama," ujar Ubay, Minggu, 20 November 2016. (Baca: Resmi, Ahok Tersangka Penistaan Agama)
Oleh karena itu, kata Ubay, penetapan tersangka Ahok serta melemahnya dukungan publik terhadap Mantan Bupati Belitung tersebut menjadi suatu peluang yang menguntungkan bagi para Calon Gubernur DKI Jakarta yang lain.
"Dengan pertimbangan banyaknya kader dan pemilik modal yang mulai menarik dukungan dari Ahok maka kandidat lain seperti pasangan Agus-Silvy dan Anies-Sandi akan mendulang limpahan dukungan," tukasnya.
(ysw)