Susuri Gang Senggol, AHY Dibuntuti Kerumunan Warga Palmerah

Kamis, 17 November 2016 - 21:29 WIB
Susuri Gang Senggol,...
Susuri Gang Senggol, AHY Dibuntuti Kerumunan Warga Palmerah
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kampanye unik dengan menyusuri gang senggol di Palmerah, Jakarta Barat. Dengan menggunakan baju pangsi, lengkap dengan atribut betawi, AHY nampak berbaur dengan warga sekitar.

Pantauan SINDO, dalam kampanye kali ini, layaknya pesta pernikahan Betawi, Agus membawa serta rombongan marawis. Mereka menyusuri sejumlah gang sempit di RW 09 dan RW 10 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Kedatangan Agus di kawasan itu menyorot perhatian sejumlah masyarakat. Sejumlah ibu ibu dan anak mendadak menjadi histeris. Sembari berteriak lantang Agus, mereka mengacungkan jari telunjuk nomer 1, nomer urut Agus dengan Slyviana Murni.

"Hidup pak Agus. Agus menang Agus menang," tutur Fitri (38) salah satu warga yang hadir di kawasan itu, Kamis (17/11/2016).

Kehadiran Agus yang datang menggunakan baju pangsi hitam dan sarung kotak coklat menjadi pemandangan menarik. Sejumlah warga sekitar rela berjalan berkilo-kilo meter mengikuti rombongan Agus yang datang mulai dari kawasan jalan Raya Rawa Belong.

Sebelum melakukan kampanye di kawasan Palmerah, Agus lebih dahulu melakukan tatap muka dengan warga di RW 15, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Disalah satu rumah warga itu, Agus menyampaikan sejumlah visi misi tentang ikut serta dirinya dalam Pilgub DKI.

Dengan berkata lantang Agus berjanji dirinya akan mensejahterahkan masyrakat miskin. Pemberian bantuan terhadap warga miskin sebesar Rp5 juta dan bantuan usaha Rp50 juta kepada UMKM dirasa sangat perlu untuk meningkatkan ekonomi masyrakat.

Tatap muka yang dilakukan AHY di kawasan itu, sebagai bentuk penyerapan aspirasi masyarakat. Ia berjanji keluhan yang ada akan ditampung, salah satunya membudidayakan petani dan penjual tanaman hias.

Beberapa dari mereka, kata Agus, saat ini sangat menghawatirkan. Program normalisasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta akan membuat beberapa diantara menjadi tergusur, pedagang menjadi tak punya penghasilan karena pekerjaannya lepas.

Karena itu, ia pun akan berdiskusi dengan tim sukses mencari solusi permasalahan ini. Dengan menempatkan mantan pedagang itu dalam satu sentra dan kelompok, serta memberi bantuan modal usaha. Agus yakin, kehidupan ekonomi akan kembali lagi.

Selain itu, pemberian modal usaha, lanjut Agus, akan membantu pembukaan lapangan pekerjaan baru. Dengan begitu, efek domino akan timbul, para pengusaha akan sehat, sementara lingkungan sekitar akan bertambah dengan pekerjaan baru.

Terkait kebudayaan betawi, Agus mengatakan festival kebudayaan harus digencarkan. Sebab itu, sejak awal kampanye ia kerap menggunakan baju pangsi, termasuk saat melakukan blusukan. "Ini merupakan komitmen saya dalam melestarikan kebudayaan betawi," ucapnya.

Dalam tatap muka di kawasan itu, turut hadir Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Pembangunan dan Persatuan (PPP), H Lulung Lunggana. Ia optimis di Rawa Belong Agus akan semakin menang mudah, sebab di kawasan ini mayoritas masyarakatnya merupakan orang Betawi dan orang Muslim.

"Mereka sudah membenci Ahok yang telah menjadi tersangka penistaan agama," tuturnya.

Lulung yakin dari 36 ribu masyarakat yang ada rawa belong, Lulung yakin 85 persen diantaranya akan condong ke AHY dan Slyvia Murni.
(ysw)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
2 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
3 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
3 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
4 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
5 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
6 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved