Berikan Pengamanan Ekstra, Polisi Jangan Terjebak Maunya Ahok

Jum'at, 11 November 2016 - 00:04 WIB
Berikan Pengamanan Ekstra,...
Berikan Pengamanan Ekstra, Polisi Jangan Terjebak Maunya Ahok
A A A
JAKARTA - Pengamanan ekstra yang diberikan polisi terhadap cagub Basuki T Purnama dianggap mencederai deklarasi damai yang sudah dicanangkan pasangan cagub beberapa waktu lalu di Monas, Jakpus. Disini, Ahok dianggap sengaja ingin kampanye di lokasi yang begitu kencang suasana penolakannya.

Ketua Panitia Pembentukan Dewan Nasional, Yudi Syamhuri Suyuti mengatakan, pengawalan yang begitu ketat terhadap Ahok memicu anggapan miring terhadap polisi. Dengan perlakuan itu malah membuat opini di masyarakat bahwa polisi sudah dikendalikan Ahok. (Baca: Ditolak Warga, Kampanye Ahok di Kedoya Dikawal Ratusan Polisi)

"Psikologi masyarakat menjadi takut karena merasa hadirnya polisi itu lantaran kondisi saat ini tidak aman. Ahok terlihat sengaja datang ke lokasi penolakan. Itu hanya berdampak pada sebuah benturan," kata Yudi saat dihubungi, Kamis (10/11/2016).

Yudi menjelaskan, pengamanan ketat itu akibat adanya penolakan warga yang merasa belum adanya keputusan perihal kasus dugaan penistaan agama Ahok. Artinya, polisi harus segera memutuskan status Ahok. Sebab, awal masalah penolakan hingga berujung pada pengamanan ekstra itu ada pada kasus dugaan tersebut.

Untuk itu, Yudi meminta agar kepolisian tidak terjebak dalam mengamankan Ahok yang sengaja memilih berkampanye di lokasi-lokasi penolakan. Sehingga, deklarasi damai Pilgub DKI 2017 berjalan sesuai tujuanya dengan berkampanye adu program dan gagasan. (Baca juga: Ditolak Warga Ahok Batal Kampanye di Kedoya)

"Tidak ada untungnya memilih kampanye di lokasi penolakan. Dalam aturan, Ahok bisa memilih lokasi yang aman bagi dirinya. Seperti di Muara karang sebelum adanya aksi damai islam 4 November dan sebagainya," ucapnya.
(ysw)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
28 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
50 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved