Ulama Pangandaran Nilai Demo 4 November Banyak Mudaratnya

Rabu, 02 November 2016 - 16:00 WIB
Ulama Pangandaran Nilai...
Ulama Pangandaran Nilai Demo 4 November Banyak Mudaratnya
A A A
PANGANDARAN - Para tokoh, ulama dan pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Pesantren Bela Negara (FPBN) Pangandaran mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu SARA menjelang aksi 4 November 2016.

Ketua FPBN KH Lutfi Fauzi mengatakan, Indonesia merupakan negara yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi. Hal itu tertuang dalam Pasal 1 ayat 2 UUD 1945 yang menegaskan kedaulatan di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD.

“Untuk itu negara menjamin agar sistem demokrasi berjalan tertib dengan istilah lain berdasarkan atas aturan hukum,” kata KH Luthfi, kepada wartawan, Rabu (2/11/2016).

KH Luthfi menegaskan, konstitusi tersebut memperkuat konsepsi bahwa Indonesia bukan berdasarkan kekuasaan belaka. Fenomena yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menurutnya belum masuk kategori penistaan agama.

“Para tokoh ulama dan masyarakat hendaknya bijaksana dalam menyikapi persoalan tersebut, lantaran rentan dijadikan kepentingan momentum adu domba menjelang ajang politis," terangnya.

Pihaknya sepakat pada 4 November para ulama dan santri menggelar istigasah di tempat masing-masing dan tidak berangkat ke Jakarta.

Sementara itu, KH Mukhsin Aziz mengatakan, adanya perspektif dari beberapa ulama yang ada di Kabupaten Pangandaran merupakan hal yang biasa dan tidak untuk dijadikan permusuhan.

“Kami sudah terbiasa dengan perbedaan, tetapi perbedaan di antara kami tidak untuk memecah belah pemahamaan dan akidah umat,” kata KH Mukhsin.

KH Mukhsin berharap, hasil kesepakatan para ulama di Pangandaran bisa dijadikan sebagai referensi para ulama di Jawa Barat dan memilih tidak berangkat ke Jakarta karena lebih banyak mudaratnya.
(san)
Berita Terkait
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan...
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan Tersangka Penodaan Agama
Bahas RUU KUHP, Pasal...
Bahas RUU KUHP, Pasal Penodaan Agama Direformulasi
Selama 2020, YLBHI Temukan...
Selama 2020, YLBHI Temukan Puluhan Kasus Penodaan Agama
PSI Tolak Pasal Penodaan...
PSI Tolak Pasal Penodaan Agama di RUU KUHP
Polri Selidiki Dugaan...
Polri Selidiki Dugaan Penodaan Agama oleh Muhammad Kece
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan...
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan Manusia dengan Kambing Dianggap Penistaan Agama dan Pelaku Dihukumi Murtad!
Berita Terkini
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
32 menit yang lalu
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
53 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
2 jam yang lalu
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
2 jam yang lalu
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
3 jam yang lalu
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved