Gara-gara Status di FB, 2 Wanita dan Satu Anak Dianiaya Pasutri

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 09:48 WIB
Gara-gara Status di...
Gara-gara Status di FB, 2 Wanita dan Satu Anak Dianiaya Pasutri
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Gara-gara status di Facebook, dua perempuan dan satu bocah diduga dianiaya pasangan suami istri (pasutri) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Korban adalah Ajeng Faridah Candra (25) dan putrinya HNC (1,7) warga Perumahan Sido Mukti nomor A 67, RT 18, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan serta Mira Gautama Emilia (22) warga Jalan Padat Karya RT 15, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.

Pelaku adalah pasutri Abdul Salam (46) dan Sheila Monica (25) warga Gang Sesepat, Kampung Baru, Pangkalan Bun. Kronologis kejadian, pada 2 September 2016, Ajeng membuat status di Facebook yang kemudian dikomentari Mira Emilia.

Salam dan Sheila tersinggung dengan status dan komentar keduanya karena kedua korban dinilai telah menyindir status pernikahan mereka. ”Pada 21 September 2016, secara tidak sengaja saya bertemu kedua pelaku di Jalan Antasari, Pangkalan Bun. Saya ditampar sama pasutri tersebut. Kemudian saya buat laporan pengaduan masyarakat ke Polres Kobar," ujar korban Mira Emilia saat ditemui di rumah Korban Ajeng, Jumat 28 Oktober 2016.

Dari laporan itu, Mira dan pasutri tersebut dipanggil ke Polres untuk proses mediasi. ”Dan hasilnya kita damai. Tapi sebenarnya saya tidak terima, apa salah saya. Kalau gara-gara komentar di FB, saya tidak nuduh siapa siapa," ujarnya.

Tak berhenti di situ, pasutri ini kembali beraksi pada 24 September 2016. Kali ini mereka menyasar Ajeng dan putrinya HNC. Pasutri ini mengajak bertemu kedua korban di sekitar Jalan Antasari, Pangkalan Bun. ”Saat itu saya naik motor sama anak saya HNC. Saat bertemu dengan pasutri tersebut, mereka membawa oknum aparat. Di situ saya dijambak Sheila, terus Salam yang bawa kayu ulin menghantam saya tapi kena dahi anak saya. Anak saya terluka dan kesakitan,” kata Ajeng.

Hari itu juga Ajeng melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Kotawaringin Barat. ”Tapi hingga Jumat 28 Oktober 2016, satu bulan lebih belum tahu kasus ini diapa-apain. Tidak ada kejelasan dari polisi. Saya berharap pelaku dihukum seberat beratnya," ujarnya.

Kanit Sidik Perempuan dan Anak Polres Kotawaringin Barat Bripka Vera Yuliana menegaskan, kasus dugaan penganiayaan terhadap Ajeng dan HNC tetap berjalan. Bahkan pada Senin, 31 Oktober 2016 mendatang sudah masuk tahap 1. ”Tetap kita proses, kalau saya menangani yang anaknya saja. Kalau yang Ajeng ada unit umum yang menangani. Kasus ini sebelumnya terbentur keterangan saksi yang telat datang ke penyidik untuk memberikan keterangannya. Jadi agak molor,” ujar Vera.
(poe)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
41 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved