Sempat Menolak, Pemkot Blitar Akhirnya Restui Pembangunan Mal

Kamis, 27 Oktober 2016 - 05:34 WIB
Sempat Menolak, Pemkot...
Sempat Menolak, Pemkot Blitar Akhirnya Restui Pembangunan Mal
A A A
BLITAR - Sikap Pemerintah Kota Blitar yang sebelumnya dikenal anti pembangunan mal atau pasar modern demi melindungi ekonomi kerakyatan akhirnya runtuh. Pasalnya, 2017 nanti akan berdiri mal terbesar bernama Blitar Town Square (Blitos) di Kota Blitar.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Blitar Rudi Wijanarko tahap pembangunan pusat perbelanjaan ini telah berjalan. "Diharapkan secepatnya selesai dan tahun 2017 sudah beroperasi," ujarnya.

Mal Blitos akan berdiri di jalan Merdeka. Lokasi itu merupakan aset milik Pemkot yang dulunya bertempat gedung bioskop Bentar.

Informasi yang dihimpun gedung film ini terakhir beroperasi pada kisaran tahun 90-an. Dengan berdirinya mal Blitos, kata Rudi pemkot telah 'menghidupkan' aset yang sebelumnya mangkrak. Dalam proyek besar ini Pemkot Blitar hanya menyediakan lahan.

Semua pembiayaan ditanggung pemilik modal selaku investor pemenang tender lelang. "Tidak ada dana APBD. Semua biaya dari investor. Kendati demikian kita tetap melakukan pengawasan karena aset milik Pemkot," terang Rudi.

Keberadaan Mal Blitos lanjut Rudi justru akan memajukan perekonomian warga Kota Blitar. Sebab Mal Blitos akan memberi ruang berjualan kepada para pedagang asli Kota Blitar, yakni terutama UMKM.

"Pengusaha lokal, terutama pelaku UMKM harus dinomorsatukan. Karena keberadaan mal ini bertujuan memajukan roda ekonomi masyarakat Kota Blitar," jelasnya.

Disisi lain pembangunan mal Blitos juga bertujuan memudahkan warga Blitar berkegiatan ekonomi. Dengan adanya pusat perbelanjaan warga Blitar tidak perlu lagi membelanjakan uangnya ke wilayah Kediri atau Malang.

Sekedar mengingatkan, saat pertama kali terpilih sebagai Wali Kota Blitar, Muh Samanhudi Anwar menegaskan bahwa selama pemerintahanya tidak akan pernah berdiri mal atau pusat perbelanjaan di Kota Blitar.

Secara tegas Samanhudi mengatakan mal hanya akan menghancurkan ekonomi kerakyata. Sikap menolak mal ini secara tidak langsung melanjutkan kebijakan Wali Kota Blitar Jarot Saiful Hidayat yang saat ini sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Negara-Negara Arab Kompak...
Negara-Negara Arab Kompak Menolak Bantu AS Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved