Pindahkan Tiang Jaringan Internet, Dua Pekerja Tewas Kesetrum

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 13:13 WIB
Pindahkan Tiang Jaringan...
Pindahkan Tiang Jaringan Internet, Dua Pekerja Tewas Kesetrum
A A A
PALEMBANG - Tiga orang pekerja yang sedang melakukan pemindahan tiang jaringan internet milik Myrepublik di Jalan Gubernur HA Bastari tepatnya di depan kantor Kejari Palembang, tersengat aliran listrik, Jumat (21/10/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibatnya, dua orang tewas di tempat. Sementara seorang lainnya kritis dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang Bari.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat tiga pekerja yang diketahui bernama Ledi (45), Jamik (48), dan Made, (40), sedang menggali lubang untuk pemindahan dan pemasangan tiang jaringan internet tersebut.

Pemindahan tersebut dilakukan lantaran tiang lama yang tak jauh dari lokasi terkena proyek pembangunan rel Light Rail Transit (LRT).

Ketika sedang menggali, tanpa disadari cangkul besi yang digunakan para pekerja tersebut diduga mengenai kabel listrik bertegangan tinggi yang ada di dalam tanah. Alhasil, ketiga pekerja langsung kesetrum dan terpental.

Nahas bagi Ledi dan Jamik, keduanya tewas seketika oleh sengatan listrik tersebut. Sedangkan Made, masih kritis di rumah sakit.

"Mereka tersetrum saat sedang menggali tanah. Tiba-tiba mereka langsung terpental. Ada tiga orang korbannya dan sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap Beti (64), Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Pertamanan Kota Palembang, yang melihat kejadian itu.

Sementara itu, Ari (30), pihak dari Myrepublik yang ditemui di RSUD Palembang Bari membenarkan, ketiga pekerja tersebut tersengat listrik saat sedang mengerjakan pemindahan dan pemasangan jaringan.

Hanya saja, kata Ari, ketiga korban bukan merupakan pegawai dari Myrepublik, melainkan pegawai dari perusahaan rekanan.

"Mereka pegawai dari perusahaan mitra kami yang memang bertugas melakukan pemasangan tiang jaringan internet milik kami," terang Ari.

Ari mengatakan, saat ini pihaknya masih mancari tahu asal kabel listrik yang menyengat ketiga pekerja itu.

"Memang lokasinya berdekatan dengan tiang listrik. Tapi kita belum tahu apakah kabel itu dari dalam tanah atau dari atas, sebab di lubang yang digali itu berisi air," jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu.

Termasuk juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi. "Untuk memastikannnya kita lakukan olah TKP. Kita masih menyelidikinya," pungkasya.
(nag)
Berita Terkait
Duka Fauziyah, Kakaknya...
Duka Fauziyah, Kakaknya Bersama Majikan dan Bayi 11 Bulan Tewas Kesetrum di Jaktim
Pria Tewas Diduga Tersetrum...
Pria Tewas Diduga Tersetrum di Atas Papan Reklame Bekasi
Horor, 11 Tewas Kesetrum...
Horor, 11 Tewas Kesetrum Listrik Saat Prosesi Keagaamaan di India
Gempar, 3 Orang Sekeluarga...
Gempar, 3 Orang Sekeluarga di Kediri Tewas Tersetrum Listrik PJU
Pegang Tiang Listrik...
Pegang Tiang Listrik saat Hujan, Bocah SD Tewas Kesetrum
Liburan Berujung Duka,...
Liburan Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tewas Kesetrum Listrik saat Berwisata ke Water Park
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved