Usai Pesta Miras, Operator Karaoke Tewas Dipelukan Kekasih
Senin, 17 Oktober 2016 - 23:03 WIB
Usai Pesta Miras, Operator Karaoke Tewas Dipelukan Kekasih
A
A
A
SEMARANG - Hanafi (27), operator karaoke di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang, tewas di kamar kosnya, Senin (17/10/2016) petang. Peristiwa maut itu bertepatan dengan hari ulang tahun korban.
Sebelum ditemukan tewas, korban yang merupakan warga Miriombo RT5/RW2, Desa Rojoimo, Kecamatan Wonosobo Kota, Kabupaten Wonosobo sempat pesta miras.
Korban ditemukan tewas sekitar pukul 17.15 WIB. Tempat kos Jalan Tarupolo Tengah RT6/RW10,Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Korban tewas dipelukan kekasihnya, Lina (20), warga Jatisrono, Wonogiri.
Informasi yang dihimpun, sehari sebelumnya korban pesta miras di tempat kos bersama dua rekannya. Pukul 21.00 WIB (16/10/2016) korban berangkat kerja hingga pukul 00.00 WIB.
Korban kemudian pulang ke kos, sekira pukul 02.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB, korban mengeluh susah tidur. Akhirnya korban periksa ke klinik Mardi Mulyo tak jauh dari tempat kosnya. "Sudah diberi obat, tapi tidak mau minum," ungkap Lina.
Hingga pukul 17.15 WIB, keadaan korban makin menurun. Fisiknya semakin terlihat sakit, kondisi makin melemah terbaring di kasur kamar kosnya, lantai 2. "Dicek, badannya dingin. Saya teriak minta tolong," lanjutnya.
Beberapa rekan kos korban datang mengecek. Namun kondisi suhu badannya sudah dingin dan tidak ada denyut nadi. Salah satu rekan korban melapor polisi.
Petugas Polsek Semarang Barat dan Unit Identifikasi TKP Polrestabes Semarang mengecek TKP termasuk jasad korban.
Kepala SPKT Polrestabes Semarang, Kompol Tumiran, menyebut tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga tewas karena sakit.
Sebelum ditemukan tewas, korban yang merupakan warga Miriombo RT5/RW2, Desa Rojoimo, Kecamatan Wonosobo Kota, Kabupaten Wonosobo sempat pesta miras.
Korban ditemukan tewas sekitar pukul 17.15 WIB. Tempat kos Jalan Tarupolo Tengah RT6/RW10,Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Korban tewas dipelukan kekasihnya, Lina (20), warga Jatisrono, Wonogiri.
Informasi yang dihimpun, sehari sebelumnya korban pesta miras di tempat kos bersama dua rekannya. Pukul 21.00 WIB (16/10/2016) korban berangkat kerja hingga pukul 00.00 WIB.
Korban kemudian pulang ke kos, sekira pukul 02.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB, korban mengeluh susah tidur. Akhirnya korban periksa ke klinik Mardi Mulyo tak jauh dari tempat kosnya. "Sudah diberi obat, tapi tidak mau minum," ungkap Lina.
Hingga pukul 17.15 WIB, keadaan korban makin menurun. Fisiknya semakin terlihat sakit, kondisi makin melemah terbaring di kasur kamar kosnya, lantai 2. "Dicek, badannya dingin. Saya teriak minta tolong," lanjutnya.
Beberapa rekan kos korban datang mengecek. Namun kondisi suhu badannya sudah dingin dan tidak ada denyut nadi. Salah satu rekan korban melapor polisi.
Petugas Polsek Semarang Barat dan Unit Identifikasi TKP Polrestabes Semarang mengecek TKP termasuk jasad korban.
Kepala SPKT Polrestabes Semarang, Kompol Tumiran, menyebut tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga tewas karena sakit.
(nag)