Atap Masjid di Pangkalan Bun Roboh, Diduga Proyek Asal Jadi

Senin, 17 Oktober 2016 - 12:59 WIB
Atap Masjid di Pangkalan...
Atap Masjid di Pangkalan Bun Roboh, Diduga Proyek Asal Jadi
A A A
PANGKALAN BUN - Robohnya atap Masjid Agung Riyadlus Sholihin di Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis 13 Oktober 2016 sekitar pukul 15.45 WIB masih menjadi tanda tanya besar sejumlah pihak terutama Imam Besar Masjid Agung, Ustaz Mukmin Ridho.

Saat ditemui MNC Media di rumahnya, di kawasan Masjid Agung, Mukni Ridho menduga pembangunan renovasi masjid yang dilakukan sekitar tahun 2014 dengan dana miliar rupiah itu tidak sesuai spesifikasi yang seharusnya dilakukan untuk membangun masjid sebesar itu.

"Lihat saja sisa puing atap yang roboh itu. Besinya ukuran kecil dan tidak ada sama sekali besi yang mengikat di bangunan masjid yang lama. Ini sangat berbahaya sekali bagi warga yang ingin menunaikan salat di masjid. Bangunan masjid agung dibuat seperti itu....sedih saya. Tinggal tunggu waktu saja masjid ini roboh semuanya," ungkap ustaz yang sudah 20 tahun menjadi imam utama ini, Senin (17/10/2016).

Menurut dia, renovasi pembanguan masjid di sisi kiri dan kanan di lantai dua masjid ini dikerjakan oleh kontraktor asal Surabaya, Jawa Timur berinisial H. Kontraktor ini tidak berdomisili tetap di Pangkalan Bun, namun memiliki usaha toko bangunan di Jalan HM Rafii Pangkalan Bun.

"Setahu dan seingat saya, proyek terakhir dua kali pembanguan di lantai dua sisi kanan dan kiri masjid, serta kamar mandi ini dikerjakan kontraktor asal Surabaya berinisial H. Bahkan pondasi di kamar mandi masjid di depan rumah saya ini hanya terbuat dari batako bukan batu belah. Saya lihat sendiri saat itu," ujarnya sambil mengelus dada. "Kalau mau cari untung ya jangan keterlalaun. Ini kan rumah Allah..," imbuhnya.

Terpisah, saat MNC Media mencoba mengonfirmasi pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunan masjid, H tidak ada di Pangkalan Bun. Toko bangunan bercat hijau tua, tanpa nama, milik H yang berada di Jalan HM Rafii Pangkalan Bun hanya ditemui karyawannya.

"Pak Haryanto ada di Surabaya. Beliau memang bukan warga Pangkalan Bun. Kalau ke sini pas ada proyek saja. Kalau mau konfirmasi soal atap masjid yang roboh biar saya hubungi beliau dulu. Namun saya tidak bisa memberikan nomor telepon bapak. Saya tidak berani," ujar perempuan penjaga toko, IN, Senin (17/10/2016).

Pantauan MNC Media di lokasi robohnya atap masjid agung terlihat semen cor atap sangat tipis, tidak banyak besi yang ada di dalam cor tersebut. Yang paling fatal, tidak nampak besi yang terkait di tembok sebagai pengait atap cor tersebut.

Terlihat juga banyak tembok yang sudah mulai retak dan rawan roboh. Padahal masjid ini merupakan masjid besar yang dimiliki Pangkalan Bun, namun pembangunannya bernuansa KKN.
(sms)
Berita Terkait
Rumah Roboh di Benhil...
Rumah Roboh di Benhil Bikin Heboh Warga, Terdengar Dentuman Mirip Gempa
Atap Bangunan Kantor...
Atap Bangunan Kantor OJK Ambruk
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Bangunan Runtuh di China Mencapai 53 Jiwa
Gedung Ambruk di India,...
Gedung Ambruk di India, 60 Orang Lebih Ditarik Keluar Hidup-hidup
Atap Bangunan di Kampus...
Atap Bangunan di Kampus Australia Ambruk, Satu Orang Tewas
Bangunan Sekolah 3 Lantai...
Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk, Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
35 menit yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
51 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
52 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
1 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved