Gara-gara Nasi Bungkus, Oknum Polisi Peras Pemilik RM Rp500 Juta

Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:37 WIB
Gara-gara Nasi Bungkus,...
Gara-gara Nasi Bungkus, Oknum Polisi Peras Pemilik RM Rp500 Juta
A A A
SORONG - Aksi pemerasan oknum polisi terjadi di Kota Sorong. Korbannya kali ini adalah pemilik Rumah Makan (RM) Jakarta, di Pasar Bersama, Jalan Jend Sudirman, Kota Sorong.

Bermula ketika salah satu anggota polisi membeli makanan di RM Jakarta. Saat itu, oknum anggota itu memesan makanan sebanyak empat bungkus untuk dibawa ke polsek.

“Jadi, dia polisi datang beli makan. Dibungkus, katanya untuk teman-temannya di polsek,” ujar Dasril, pemilik RM Jakarta, kepada wartawan, Rabu (12/10/2016).

Tidak berselang lama, oknum anggota polisi itu datang kembali ke RM Jakarta bersama tiga rekannya. Saat itu, oknum polisi itu membawa pulang dua bungkus nasi yang dibelinya dan melakukan komplain karena nasinya belum masak.

“Mereka cuma bawa dua bungkus, dua bungkus lainnya sudah dimakan. Mereka marah-marah, karena nasinya belum terlalu masak. Saat itu, saya berulang kali minta maaf dan menyatakan bersedia mengganti empat bungkus nasi dengan yang baru,” tambahnya.

Salah seorang oknum anggota yang datang menggunakan mobil patroli menenteng senjata laras panjang. Dia tetap tidak terima dan marah-marah, karena masalah nasi tersebut.

"Mereka juga memaksa saya untuk ikut ke polsek naik mobil. Saya tidak mau ikut mobil, karena takut ada apa-apa. Makanya saya pakai motor ke polsek,” sambungnya.

Semua percakapan dengan para oknum polisi terekam kamera CCTV. Saat di polsek, awalnya oknum polisi tersebut mengancam korban dengan pasal perlindungan konsumen dengan denda Rp500 juta hingga Rp5 miliar.

Merasa tidak mampu, sempat terjadi nego harga antara para pelaku dan korban, di mana pelaku meminta uang senilai Rp5 juta agar kasus tersebut bisa selesai. Setelah lama bernegosiasi, akhirnya diputuskan Rp2 juta dan dibayar tunai korban.

“Saya bayar Rp2 juta ke mereka, baru saya bisa pulang. Setelah itu saya langsung membuat laporan di Propam Polres Sorong Kota, karena menurut saya ini pemerasan. Saya berharap kasus ini bisa ditangani Propam Polres Sorong Kota,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Sorong Kota AKBP Edfrie R Maith belum dapat dihubungi. Namun dari infromasi salah satu sumber di kepolisian, laporan dari pihak korban sudah diterima.
(san)
Berita Terkait
Dituduh Miliki Narkoba,...
Dituduh Miliki Narkoba, Tukang Parkir Diperas Dua Pelaku Mengaku Polisi
Oknum Polisi di Bogor...
Oknum Polisi di Bogor Peras Pengendara yang Kena Tilang Rp2,2 Juta
Peras Kepsek di Nias...
Peras Kepsek di Nias Rp400 Juta, 2 Oknum Polisi Polda Sumut Ditangkap
Ngaku Anggota Polres...
Ngaku Anggota Polres Subang, 3 Warga Majalengka Kuras Duit Pemilik Toko
Kronologi Kasus AKBP...
Kronologi Kasus AKBP Bintoro Diduga Peras Anak Bos Prodia Rp20 Miliar
Komplotan Pelaku Pemerasan...
Komplotan Pelaku Pemerasan Ratusan Juta di Sangihe Diringkus, 2 Oknum Polisi Diduga Terlibat
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
8 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
8 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
9 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
10 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved