Pengelola Hydrant Keluhkan Kenaikan Tarif Air

Minggu, 09 Oktober 2016 - 00:27 WIB
Pengelola Hydrant Keluhkan...
Pengelola Hydrant Keluhkan Kenaikan Tarif Air
A A A
JAKARTA - Puluhan pengelola hydrant di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat mengeluhkan dengan naiknya tarif air. Sebab, kenaikan itu mencapai 700% dari harga sebelumnya.

Meskipun tidak dapat berbuat banyak, namun para pengelola berharap PT Palyja selaku pengelola dapat bersikap bijak dan tak lagi melakukan kenaikan tarif air.

Salah seorang pengelola, Sumarno (56), mengaku saat ini tarif dasar air seharga Rp7.450 m3, padahal beberapa bulan sebelumnya tarif dasar air masih mencapai Rp1.050 m3.

"Perbedaanya kan jelas jauh banget," tutur wanita yang tinggal di Jalan Jelambar Barat 3 No.6 RT12/02, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu 8 Oktober 2016.

Terlebih selama ini, banyak orang mengandalkan aliran air hydrand untuk kehidupan, air hydrant itu kemudian digunakan untuk keperluan dapur dan bilas. "Ada 22 orang yang melakukan pengelolaan hydrant," katanya.

Namun pascakenaikan tarif air ini, banyak warga melakukan protes sehingga di bulan April kemarin, Palyja akhirnya melakukan pemutusan sepihak. "Tiba-tiba diputus tanpa pemberitahuan," jelasnya.

Lain halnya dengan Darsumi Darto (57), pengelolah hydrant lainnya. Bersama dengan tiga pengelolah lainnya, Mardiana (35), Ritonga (48), dan Ramati (65), mereka dipaksa untuk menandatangani selembar surat pernyataan. Isinya, tentang kenaikan tersebut. Namun, meski menyetujui, aliran air tetap saja diputus.

Kepala Humas Palyja DKI Jakarta, Meyritha membantah adanya kenaikan. Menurutnya, sejak awal tahun lalu, dirinya tidak pernah menaikan tarif sepersen pun, apalagi hingga 700%. "Nanti kami cek, enggak benar itu," katanya.

Meyritha berjanji, akan menelusuri dan menginvestigasi kasus ini. Terlebih dia mengakui, kawasan Jelambar merupakan pelanggan terbanyak. "Secepatnya kami akan cek lapangan," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Atasi Krisis Air Bersih,...
Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Warga Bandengan Sudah...
Warga Bandengan Sudah 3 Bulan Sulit Dapat Air Bersih, Mandi Susah Cucian Menumpuk
Pipa HDPE ALVApipe Dukung...
Pipa HDPE ALVApipe Dukung Penyaluran Air Bersih di Indonesia
Jaga Kebersihan Air,...
Jaga Kebersihan Air, UV Sterilization Teknologi Pembunuh Bakteri
Masyarakat Dinilai Harus...
Masyarakat Dinilai Harus Diberikan Kemudahan Akses Air Bersih
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved