Menyebrang Jalan Sendiri, Bocah 2,7 Tahun Terlindas Truk
Selasa, 04 Oktober 2016 - 02:20 WIB
Menyebrang Jalan Sendiri, Bocah 2,7 Tahun Terlindas Truk
A
A
A
BINTAN - Malang dialami Reski Hasibuan, bocah berumur 2,7 tahun anak pertama pasangan Sarwedi dan Nuri. Reski tewas terlindas truk saat menyebrang jalan.
Kejadian bermula ketika Reski menyeberang Jalan Nusantara KM 20 Kijang, persis di depan PAUD Gita Ceria, Bintan Timur. Saat bersamaan melintas truk BP 8095 QW warna merah yang dikemudikan Danil Ekonursain (33).
Tiba-tiba bocah malang itu menabrak ban belakang sebelah kanan truk hingga terjatuh dan berguling ke dalam kolong/bawah truk. Korban pun langsung terkapar di bahu jalan sebelah kiri.
Kedua orangtua Reski yang melihat kejadian itu pun langsung histeris. Sang ibu terlihat lemas hingga terbaring di tengah jalan raya seraya memanggil anaknya yang terbujur di jalan.
Reski sempat dilarikan ke Puskesmas Yakespen Kijang, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di puskesmas itu.
"Sebelum kejadian, anak itu (Reski) seperti kelihatan bahagia sekali dari jauh," kata Cece (26), wanita yang melihat kejadian itu pada jarak belasan meter, Senin (3/10/2016).
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bintan Ipda Fredy Ando menuturkan, truk Toyota Dyna warna merah yang dikemudikan Danil sedang melintas hendak menuju Kijang.
Pada saat itu, korban menyeberang jalan sendiri tanpa pengawasan kedua orangtuanya. "Korban terlepas dari pengawasan orang tuanya lalu menyeberang ke tengah jalan hingga menabrak ban truk dan terguling ke bawah truk," tuturnya.
Saat ini, sopir truk tersebut sedang menjalani pemeriksaan Polsek Bintan Timur. Dari pemeriksaan, sopir yang berdomisili di Kampung Bangun Rejo, No 2, Kelurahan Gunung Lengkuas, Bintan Timur, itu tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kini truk milik Danil ditahan di Polsek Bintan Timur serta dokumen STNK truk tersebut. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka lecet kaki kiri, bengkak di bagian kepala sebelah, kiri serta mengeluarkan darah dari mulut.
Pantauan di rumah duka, isak tangis terus terdengar dari dalam rumah duka. Ibunda Reski tak kuasa menahan tangis melihat kepergian anaknya menghadap Ilahi. Sementara Sarwedi, ayah Reski terlihat menahan tangis saat menggendong jasad anaknya.
Sekitar pukul 15.12 WIB, jenazah Riski dibawa mobil ambulans menuju Mesjid Al Kausar untuk disalatkan sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kijang.
Kejadian bermula ketika Reski menyeberang Jalan Nusantara KM 20 Kijang, persis di depan PAUD Gita Ceria, Bintan Timur. Saat bersamaan melintas truk BP 8095 QW warna merah yang dikemudikan Danil Ekonursain (33).
Tiba-tiba bocah malang itu menabrak ban belakang sebelah kanan truk hingga terjatuh dan berguling ke dalam kolong/bawah truk. Korban pun langsung terkapar di bahu jalan sebelah kiri.
Kedua orangtua Reski yang melihat kejadian itu pun langsung histeris. Sang ibu terlihat lemas hingga terbaring di tengah jalan raya seraya memanggil anaknya yang terbujur di jalan.
Reski sempat dilarikan ke Puskesmas Yakespen Kijang, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di puskesmas itu.
"Sebelum kejadian, anak itu (Reski) seperti kelihatan bahagia sekali dari jauh," kata Cece (26), wanita yang melihat kejadian itu pada jarak belasan meter, Senin (3/10/2016).
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Bintan Ipda Fredy Ando menuturkan, truk Toyota Dyna warna merah yang dikemudikan Danil sedang melintas hendak menuju Kijang.
Pada saat itu, korban menyeberang jalan sendiri tanpa pengawasan kedua orangtuanya. "Korban terlepas dari pengawasan orang tuanya lalu menyeberang ke tengah jalan hingga menabrak ban truk dan terguling ke bawah truk," tuturnya.
Saat ini, sopir truk tersebut sedang menjalani pemeriksaan Polsek Bintan Timur. Dari pemeriksaan, sopir yang berdomisili di Kampung Bangun Rejo, No 2, Kelurahan Gunung Lengkuas, Bintan Timur, itu tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kini truk milik Danil ditahan di Polsek Bintan Timur serta dokumen STNK truk tersebut. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka lecet kaki kiri, bengkak di bagian kepala sebelah, kiri serta mengeluarkan darah dari mulut.
Pantauan di rumah duka, isak tangis terus terdengar dari dalam rumah duka. Ibunda Reski tak kuasa menahan tangis melihat kepergian anaknya menghadap Ilahi. Sementara Sarwedi, ayah Reski terlihat menahan tangis saat menggendong jasad anaknya.
Sekitar pukul 15.12 WIB, jenazah Riski dibawa mobil ambulans menuju Mesjid Al Kausar untuk disalatkan sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kijang.
(san)