Pengamat: Pengakuan Jessica Diajak Pacaran Penyidik Harus Diusut Tuntas

Minggu, 02 Oktober 2016 - 11:52 WIB
Pengamat: Pengakuan...
Pengamat: Pengakuan Jessica Diajak Pacaran Penyidik Harus Diusut Tuntas
A A A
JAKARTA - Dugaan pendekatan pribadi yang dilakukan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan terhadap Jessica Kumala Wongso dalam penyidikan kasus tewasnya Mirna sangat disesalkan sejumlah pihak.

Pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Muzakir mengatakan, ajakan berpacaran yang diajukan Herry sebagai penyidik kepada Jessica sebagai tersangka maupun calon tersangka, tetap salah. Menurut Muzakir, meski sebatas trik, hal itu tetap melanggar etik.

"Kalau menurut saya itu enggak dibenarkan, orang dalam tahanan tidak boleh diganggu dari sisi cinta, dari sisi lain enggak boleh apalagi itu dilakukan aparat penegak hukum," kata Muzakkir dalam siaran pers yang diterima Sindonews Minggu (2/10/2016).

Muzakkir mengatakan tindakan tersebut tidaklah patut karena tidak menghargai orang yang tengah menjalani proses hukum. Muzakkir melanjutkan, ada beberapa tindakan yang harus dihindari penyidik dalam menjalankan tugasnya. Seperti mengajak calon tersangka pacaran agar mengakui perbuatan yang tidak dilakukan.

"Orang mengaku harus penuh kesadaran bukan karena emosi karena cinta, nah ini efeknya kurang bagus dalam proses penyidikan," ujarnya. Karena itu, Muzakkir mendesak dugaan tindakan Herry diusut karena telah melanggar disiplin kepolisian.

"Seharusnya pihak-pihak terkait terutama penasihat hukum Jessica melaporkan kepada kepolisian agar Herry diperiksa, karena tindakanya tidak etis," ucapnya.

Untuk diketahui Jessica dalam keterangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengaku, AKBP Herry menggoda dan merayunya agar mau menjadi pacar. Ajakan pacaran itu bertujuan agar Jessica mengaku sebagai pelaku atas kasus kematian Mirna.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun telah angkat bicara terkait kasus ini. Menurut Kapolri, kelakar bernada godaan yang disampaikan Herry kepada Jessica, sekadar permainan psikologis yang lazim dalam sebuah penyelidikan maupun penyidikan.

"Itu kan permainan psikologis. Sama seperti kita ikut sidang kemarin, antara penasihat hukum, jaksa, itu kan bagaimana mereka berusaha meyakinkan hakim," ujar Tito menanggapi pengakuan Jessica beberapa hari lalu.
(whb)
Berita Terkait
Jaksa Hadirkan Ahli,...
Jaksa Hadirkan Ahli, Jessica Wongso Walk Out di Sidang PK
Mengenang Kasus Kopi...
Mengenang Kasus Kopi Maut Jessica Wongso
Kasus Kopi Sianida Maut...
Kasus Kopi Sianida Maut Jessica Wongso Kembali Viral, Aktor Krisna Mukti Ikut Terseret
Ini Alasan Jessica Wongso...
Ini Alasan Jessica Wongso Sering Tersenyum di Persidangan Kopi Sianida
Jaksa Anggap Tudingan...
Jaksa Anggap Tudingan Jessica Wongso Lagu Lama Judul Baru
Jaksa Ungkit Nasihat...
Jaksa Ungkit Nasihat Wayan Mirna terhadap Percintaan Jessica Wongso
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
27 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved