Puluhan Bayi Korban Banjir Garut Menanti Popok, Susu, dan Pakaian

Minggu, 25 September 2016 - 14:16 WIB
Puluhan Bayi Korban...
Puluhan Bayi Korban Banjir Garut Menanti Popok, Susu, dan Pakaian
A A A
GARUT - Puluhan bayi korban banjir di Kabupaten Garut, tepatnya di Kampung Cimacan, menanti bantuan popok dan susu formula. Sebab, hingga kini persediaan popok dan susu masih sangat minim.

Informasi di posko pengungsian Kampung Cimacan, jumlah bayi di sana total ada 60 orang. Di Kampung Cimacan, jumlah bantuan sebenarnya menumpuk. Makanan hingga pakaian banyak tersedia di sana. Tapi, untuk popok, susu formula, dan makanan bayi masih sangat minim.

"Dari hari pertama sampai hari ini di pengungsian, baru kemarin dapat susu buat bayi," kata Yani (46), salah seorang pengungsi, saat ditemui di lokasi, Minggu (25/9/2016).

Untuk popok bayi, dalam dua hari terakhir ia justru tidak menerimanya. Ia pun terpaksa merogoh kocek sendiri meski isi sakunya pas-pasan. "Kepaksa beli sendiri ke warung karena enggak dikasih popok lagi."

Selain itu, pakaian bayi juga tidak ada hingga saat ini. Ia terpaksa harus mengganti pakaian anaknya yang berusia lima bulan dengan pakaian sisa yang sempat terselamatkan.

"Tidur mah seadanya si dede juga, selimutnya juga pakai sarung."
(zik)
Berita Terkait
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Tiga Orang Dikabarkan...
Tiga Orang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir Bandang Sukabumi
Bencana Banjir Bandang...
Bencana Banjir Bandang di Spanyol Menewaskan 95 Orang
Banjir Bandang Rendam...
Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah pada Empat Kecamatan di Luwu
Sejumlah Rumah Warga...
Sejumlah Rumah Warga di Tapian Dolok Terendam Banjir
Banjir Bandang di Brasil...
Banjir Bandang di Brasil Tewaskan 39 Orang
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
3 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
4 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
11 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
12 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
14 jam yang lalu
Infografis
Gempa di Taiwan Telan...
Gempa di Taiwan Telan Korban Jiwa, Puluhan Orang Luka-luka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved