Turis Korsel di Bintan Diduga Terjangkit Virus Zika

Minggu, 25 September 2016 - 01:39 WIB
Turis Korsel di Bintan...
Turis Korsel di Bintan Diduga Terjangkit Virus Zika
A A A
BINTAN - Turis Korea Selatan tinggal di Sei Kecil, Teluksebong, bernama Nyonya Y (31), tidak dalam kondisi hamil, berobat ke RSUD Tanjunguban, Seri Kuala Lobam, Jumat 23 September 2016.

Turis itu ingin mendapatkan perawatan, dikarenakan demam dan gejalanya mirip dengan penderita DBD, cikungunya, dan gejala virus zika. Suhu tubuhnya mencapai 36,5 derajat celcius.

Sebelum menderita demam, Y memiliki riwayat tinggal berpindah-pindah, yaitu Selasa-Minggu (13-18/9) tinggal di Lagoi. Lalu dari Minggu-Kamis (18-22/9) tinggal di Thailand.

Selanjutnya pada Kamis-Jumat (22-23/9) tinggal di Sei Kecil. Sedangkan dalam transportasinya, Nyonya Y melalui Singapura, yang warganya terkena virus Zika. Tibanya di Bintan melalui pelabuhan Bandar Bentan Telani PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Lagoi.

Pihak RSUD segera melaksanakan pemeriksaan dan penanganan sebagaimana pasien terkena virus Zika, dengan mengisolasi dan tidak diperbolehkan bertemu tamu maupun pasien lain tanpa izin pihak dokter yang menangani.

Humas RSUD Tanjunguban Ranty menyampaikan, Nyonya Y ditangani dokter umum dengan selalu berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam.

"Yang menerima dan visite hari ini dokter jaga, dokter umum. Tetapi konsulennya dokter spesialis penyakit dalam," kata Ranty, Sabtu (24/9/2016).

Karena saat ini banyaknya isu virus zika, serta pasien memang dari luar negeri. Sebagai bentuk antisipasi, kondisi pasien dengan gejalanya mirip dengan DBD, cikungunya dan gejala virus zika, dilaporkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dan Dinkes Kepri.

"Rumah sakit belum bisa memastikan apakah pasien tersebut terserang virua zika atau tidak. Karena harus menunggu hasil cek laboratorium," kata Ranty.

Pihak Dinkes Bintan dan Provinsi Kepri, kata Ranty, sudah turun ke lapangan dan mengambil darah pasien untuk dilakukan uji laboratorium.

Terpisah, Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Bintan dr Gama Isnaini menyatakan, sampel darah pasien yang berkewarganegaraan Korea Selatan yang dirawat di RSUD Tanjunguban sudah dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Kesehatan, di Jakarta.

"Saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium. Sebelum ada hasil dari uji laboratorium, kita belum bisa memastikan apakah pasien tersebut memang terserang virus zika atau negatif," kata Gama.

Menurut Gama, pihak Dinkes terus memantau perkembangan dari pasien yang masih dirawat secara intensif oleh RSUD Tanjunguban.
(san)
Berita Terkait
Virus Baru yang Disebabkan...
Virus Baru yang Disebabkan dari Gigitan Kutu Ditemukan di Jepang
Covid-19 Perlahan Menghilang,...
Covid-19 Perlahan Menghilang, Ilmuwan Khawatir Umat Manusia Akan Terusik Virus Zika
Berpotensi Jadi Ancaman...
Berpotensi Jadi Ancaman Baru, Ini Gejala yang Biasa Ditimbulkan Virus Zika
Epidemiologi Sebut Virus...
Epidemiologi Sebut Virus Zika Bisa Menular Lewat Hubungan Seksual
India Waspada Penyebaran...
India Waspada Penyebaran Virus Zika setelah Temukan 14 Kasus di Kerala
Kemenkes Belum Pernah...
Kemenkes Belum Pernah Temukan Infeksi Virus Zika ke Manusia di Indonesia
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
27 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
53 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved