Rizal Ramli: Presiden Harus Netral, Jangan Terus Membela Ahok
Sabtu, 17 September 2016 - 15:07 WIB
Rizal Ramli: Presiden Harus Netral, Jangan Terus Membela Ahok
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli meminta kepada Presiden RI Joko Widodo bersikap layaknya negarawan dan netral. Hal ini disampaikan Rizal Ramli karena banyak hal yang seakan-akan Jokowi terus berada di belakang Ahok.
Menurut Rizal Ramli, Jokowi-Ahok memang pernah bersama membangun Jakarta pada periode 2012-akhir 2014. "Saya sebagai sahabat serta kawan minta Pak Jokowi bersikap seperti negarawan dan netral kepada semua kandidat. Karena siapa pun Gubernur di Jakarta akan loyal kepada Presiden," kata Rizal dalam diskusi Polemik Sindotrijaya, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2016).
Bahkan Rizal menyatakan jika seorang Presiden sudah memihak kepada salah satu calon apalagi petahana maka kerugian bagi Jokowi. Kerugiannya yaitu popularitas Jokowi akan ikut jatuh.
"Tapi kalau Presiden Jokowi terlalu banyak cawe-cawe membela Ahok menimbulkan pertanyaan ada apa, apa koneksinya. Ini memberikan down spiral menggerek popularitas Jokowi ke bawah," lanjut Rizal.
Menurut Rizal Ramli, Jokowi-Ahok memang pernah bersama membangun Jakarta pada periode 2012-akhir 2014. "Saya sebagai sahabat serta kawan minta Pak Jokowi bersikap seperti negarawan dan netral kepada semua kandidat. Karena siapa pun Gubernur di Jakarta akan loyal kepada Presiden," kata Rizal dalam diskusi Polemik Sindotrijaya, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2016).
Bahkan Rizal menyatakan jika seorang Presiden sudah memihak kepada salah satu calon apalagi petahana maka kerugian bagi Jokowi. Kerugiannya yaitu popularitas Jokowi akan ikut jatuh.
"Tapi kalau Presiden Jokowi terlalu banyak cawe-cawe membela Ahok menimbulkan pertanyaan ada apa, apa koneksinya. Ini memberikan down spiral menggerek popularitas Jokowi ke bawah," lanjut Rizal.
(whb)