HT Ajak Mahasiswa STAKN Bangun Daerah Menjadi Pilar Ekonomi Indonesia

Kamis, 15 September 2016 - 08:43 WIB
HT Ajak Mahasiswa STAKN...
HT Ajak Mahasiswa STAKN Bangun Daerah Menjadi Pilar Ekonomi Indonesia
A A A
KUPANG - Indonesia harus mengubah strategi pembangunan, difokuskan ke daerah-daerah untuk mempercepat kemajuan. Hal itu diungkapkan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (14/9/2016).

"Bangun daerah sebagai pilar ekonomi, Indonesia akan lebih cepat menjadi negara maju," ujarnya.

Selama ini, kata HT, hanya kota-kota besar yang terbangun padahal Indonesia memiliki 514 kabupaten/kota. Penyebabnya, Indonesia terlalu dini menerapkan kapitalisme, di saat masyarakat belum siap secara kesejahteraan dan pendidikan.

Pria asal Jawa Timur itu mengatakan, butuh keberpihakan dalam membangun masyarakat di daerah. Mereka perlu didorong agar produktif sehingga kesejahteraannya meningkat dan akhirnya bisa berkontribusi membangun daerahnya masing-masing. "Tugas setiap anak bangsa membangun daerahnya," tegas HT.

Dia mengatakan, membangun karier sebagai pengusaha produktif menjadi salah satu langkah yang bisa ditempuh generasi muda untuk membangun daerahnya. Selain menciptakan lapangan kerja, pengusaha produktif akan berkontribusi pajak bagi negara. Seperti diketahui, dua pertiga dana pembangunan bersumber dari pajak.

"Jadilah pengusaha yang produktif, karena ikut menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau ikut menciptakan kapangan kerja di NTT, maka akan memberikan kontribusi pajak di NTT. Di situlah NTT akan terbangun dengan cepat dan Indonesia akan tumbuh dengan cepat karena pilar-pilar ekonominya banyak."

Alumnus Ottawa University, Kanada itu menambahkan, jumlah pengusaha yang mencukupi menjadi salah satu syarat kemajuan suatu negara. Setidaknya, harus ada 2% pengusaha produktif dari total jumlah penduduk. Saat ini, Indonesia baru memiliki 1 juta pengusaha produktif dari seharusnya 5 juta orang.

"Penopang ekonomi kita sedikit, jumlah pengusaha di Indonesia sedikit. Di Indonesia banyak pengangguran, makanya generasi mudanya sulit mencari pekerjaan. Apalagi kondisi ekonomi sekarang ini, bukan hanya sulit, tetapi yang sudah bekerja pun banyak yang di-PHK," katanya.

Sementara itu, Ketua STAKN Kupang Harun Y. Natonis mengungkapkan, kedatangan HT sangat menginspirasi mahasiswanya untuk ikut membangun ekonomi negara. Dia berharap, mahasiswanya bisa sesukses HT. "Pak Hary menginspirasi kami untuk menjadi pelaku ekonomi, untuk menggenjot ekonomi negara," ujarnya. (Elzam Zami)
(zik)
Berita Terkait
Miliki Visi Sejalan,...
Miliki Visi Sejalan, Lippo Group Mantapkan Kerjasama dengan MNC Group
Rangkaian HUT ke-34...
Rangkaian HUT ke-34 MNC Group dengan Menggelar Penanaman 500 Bibit Pohon
Syukuran Perayaan HUT...
Syukuran Perayaan HUT MNC Group ke 34, Hary Tanoesoedibjo Ucap Harapannya
MNC Peduli dan Posyandu...
MNC Peduli dan Posyandu Melati 9 Laksanakan Pemeriksaan Gizi Rutin
Saksikan Piala Eropa...
Saksikan Piala Eropa 2020 hanya di MNC Group!
Pakar: Perlu Ada Aturan...
Pakar: Perlu Ada Aturan yang Lindungi Masyarakat di Platform Global
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
1 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
2 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved