Tak Pilih Saefullah Jadi Cawagub, PKB Ancam Bentuk Koalisi Baru
Jum'at, 09 September 2016 - 23:30 WIB
Tak Pilih Saefullah Jadi Cawagub, PKB Ancam Bentuk Koalisi Baru
A
A
A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengancam akan membentuk koalisi baru jika Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah tidak disandingkan dengan Sandiaga Uno pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Pasalnya, PKB adalah partai pertama yang mengajukan Sandiaga Uno dipasangkan dengan Saefullah.
"Kita akan alihkan dukungan dan akan buat poros baru," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Abdul Azis saat dihubungi, Jumat (9/9/2016).
Ketua GP Ansor DKI Jakarta ini mengaku kesal, ketika mengetahui Partai Gerindra akan melakukan fit and proper test kepada kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bernama Mardani Ali Sera. Seperti yang diketahui, PKS menawarkan Mardani mendampingi Sandiaga Uno.
"Gini, PKB sebagai pendukung Sandiaga belum pernah diajak bicara mengenai cawagubnya dari PKS," kata Azis. (Baca: PPP Nilai Ustaz Yusuf Mansur dan Sylviana Pantas Jadi Cawagub)
Jika ternyata bukan Saefullah, PKB akan menggalang dukungan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Koalisi tersebut akan ada nama Yusril Ihza Mahendra untuk dijadikan calon gubernur. "Kami masih melihat Yusril. (Cawagubnya) tetap Saefullah," kata Azis.
"Kita akan alihkan dukungan dan akan buat poros baru," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Abdul Azis saat dihubungi, Jumat (9/9/2016).
Ketua GP Ansor DKI Jakarta ini mengaku kesal, ketika mengetahui Partai Gerindra akan melakukan fit and proper test kepada kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bernama Mardani Ali Sera. Seperti yang diketahui, PKS menawarkan Mardani mendampingi Sandiaga Uno.
"Gini, PKB sebagai pendukung Sandiaga belum pernah diajak bicara mengenai cawagubnya dari PKS," kata Azis. (Baca: PPP Nilai Ustaz Yusuf Mansur dan Sylviana Pantas Jadi Cawagub)
Jika ternyata bukan Saefullah, PKB akan menggalang dukungan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Koalisi tersebut akan ada nama Yusril Ihza Mahendra untuk dijadikan calon gubernur. "Kami masih melihat Yusril. (Cawagubnya) tetap Saefullah," kata Azis.
(mhd)