Cerita Mistik di Balik Penemuan Buaya Muara di Pantai Madasari

Minggu, 04 September 2016 - 16:44 WIB
Cerita Mistik di Balik...
Cerita Mistik di Balik Penemuan Buaya Muara di Pantai Madasari
A A A
PANGANDARAN - Penemuan buaya di perbatasan muara sungai dengan pantai Madasari Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, menyimpan kisah mistik.

Juru kunci pantai Madasari Ema Icih (88) mengatakan, buaya tersebut merupakan siluman atau mahluk halus. Sebelum ditemukan oleh masyarakat, Ema Icih mengaku kedatangan oleh karuhunnya dari alam gaib bernama Aki Juni dan Nene Juni.

“Mereka berpesan masyarakat harus waspada dan berhati-hati jangan merusak alam, selain itu mereka berdua memberi kabar bahwa akan terjadi kejadian yang tidak diduga,” kata Ema Icih, Minggu (4/9/2016).



Setelah kedatangan Aki Juni dan Ema Juni, datang seorang dari bangsa siluman dengan wujud perempuan yang merupakan buaya tersebut. Dia mengaku sedang mencari ayah dan ibunya sambil menjelaskan sudah berpisah selama dua bulan.

“Perempuan itu mengaku dari daerah Kelisraya, salah satu daerah yang berada di perbatasan Jawa dengan Sunda,” tambah Ema Icih.

Ema Icih menjelaskan kepada perempuan tersebut kalau dirinya tidak mengetahui keberadaan ke dua orangtuanya dan menjelaskan kalau di daerah muara ada empat makhluk yang sebangsa dengannya.

“Namun setelah dikasih kejelasan dia tidak mau menuju lokasi yang ditunjukan dengan alasan meski sebangsa dengannya tidak pernah saling kenal,” jelasnya.



Tidak lama dari itu, akhirnya ditemukan seekor buaya oleh warga, pada Rabu 31 Agustus 2016, pukul 17.00 Wib dengan kondisi lemah. Ema Icih berpendapat sebenarnya buaya itu bersedih dan menangis, karena sedang mencari ke dua orangtuanya.

“Saya bersyukur masyarakat tidak melukai buaya itu, dan menyerahkan ke BKSDA Pangandaran,” pungkas Ema Icih.

Sementara itu, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Pangandaran Erik Krisna Yudha Astawijaya Saputra mengatakan, buaya tersebut keluar dari habitatnya lantaran terjadi kerusakan alam.

“Setelah kami amankan ke BKSDA, rencananya akan dikirim ke penakaran buaya di Sumedang. Masyarakat harus hati-hati, karena disinyalir masih ada buaya yang bersembunyi," terangnya.

Baca Juga:
Rumor Makhluk Halus Minta Tumbal Tiga Nyawa Resahkan Pangandaran
(san)
Berita Terkait
2 Landak Semut Albino...
2 Landak Semut Albino Ditemukan di Australia
Cara Unik Landak Bertahan...
Cara Unik Landak Bertahan dari Suhu Panas, Hidungnya Selalu Berair seperti Orang Flu
Kenalkan Murphy, Kucing...
Kenalkan Murphy, Kucing yang Panjangnya Melebihi Anjing
Terungkap, Kelelawar...
Terungkap, Kelelawar Vampir Bertahan Hidup dengan Berbagi Darah
Fotografer Satwa Liar...
Fotografer Satwa Liar Temukan Penguin Albino yang Sangat Langka
Bantai 250 Anjing sebagai...
Bantai 250 Anjing sebagai Balas Dendam, 2 Monyet Ditangkap Aparat India
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
9 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
10 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
11 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
12 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
12 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
13 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved