Cabuli 2 Siswa SMP, Guru asal Filipina Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 31 Agustus 2016 - 21:11 WIB
Cabuli 2 Siswa SMP,...
Cabuli 2 Siswa SMP, Guru asal Filipina Dilaporkan ke Polisi
A A A
BATAM - Ard warga Filipina guru bahasa Inggris SMP Yehonala, Sei Panas, dilaporkan ke Polresta Barelang oleh karena diduga mencabuli dua siswanya. Berdasarkan pengakuan Lw (12) salah satu korban, dia selalu dicabuli setiap hari Senin saat pelaku mengajar di dalam kelasnya.

Menurut pemerhati anak, sosial dan hak wanita Ani Lestari, yang mendampingi korban membuat laporan. Terungkapnya pelecehan seksual terhadap Lw (12), baru diketahui orangtuanya pada Kamis 4 Agustus lalu.

"Saat itu orangtua korban curiga pada korban, karena korban tidak mau sekolah lagi karena sering diraba-raba oleh pelaku," katanya, mengawali ceritanya, Rabu (31/8/2016).

Menurut Ani, pelaku mengajar mata pelajaran Matematika dan bahasa Inggris di SMP Yehonala dan masuk ke kelas korban setiap hari Senin.

Setiap pelaku mengajar ke kelas korban, selalu korban diraba-raba oleh pelaku. "Pelaku sering juga memegang pundak dan dada korban di dalam kelas, makanya korban malu untuk sekolah," ujarnya.

Modus korban selain merangkul korban, dia menambahkan, pelaku juga memasukan tangannya ke kantong baju korban. Alasan pelaku, untuk mengetahui uang di dalam kantongnya. "Korban sering juga marah kepada pelaku, tetapi pelaku terus mengulanginya," katanya.

Ani juga menyayangkan kejadian ini, karena aksi pencabulan korban selalu terjadi di dalam lingkungan sekolah, seakan pihak sekolah kurang memperhatikan anak-anaknya di dalam sekolah.

"Ada dua orang yang menjadi korban pencabulan pelaku, korban berinisial Vl (10) sudah pindah sekolah karena ulah pelaku," ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, Ani berharap agar pihak kepolisian menangkap pelaku (Ard) yang merupakan warga Filipina. Jika tidak, maka akan banyak lagi korban-korban pencabulan pelaku. "Kita ingin pihak kepolisian menangkap pelaku, agar tidak adalagi korban selanjutnya," katanya.

Terpisah Kasat Reskrim Kompol Memo Ardian, membenarkan kejadian ini dan saat ini masih dikembangkan oleh penyidik. Jika terbukti, maka dia akan menetapkan pelaku sebagai tersangka. "Kita masih kembangkan kasus ini, jika terbukti pelaku akan kita tangkap secepatnya," ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
3 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
4 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
11 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
12 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
13 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved