Polisi Temukan KTP Pria di Lokasi Tewasnya Yeny
Selasa, 30 Agustus 2016 - 21:26 WIB
Polisi Temukan KTP Pria di Lokasi Tewasnya Yeny
A
A
A
BARITO UTARA - Penyelidikan kasus pembunuhan seorang gadis bernama Yeny Erlin Wijayanti (21) terus dilakukan. Tak jauh di lokasi penemuan jasad Yeny, polisi menemukan KTP atas nama seorang pria bernama Aspihani.
Selain itu polisi juga menemukan STNK sepeda motor Suzuki Satria atas nama Yeny Erlin Wijayanti. (Baca: Tidak Ada Kabar, Yeny Ditemukan Tewas Bersimbah Darah)
"Kita temukan dua barang bukti itu tak jauh dari lokasi penemuan jazad korban. Tapi kita belum mau beberkan semuanya. Kita masih dilakukan penyelidikan," Wakapolres Barito Utara, Kompol Witdiardi di mapolres, Selasa (30/8/2016).
Sebelumnya, sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Yeny Erlin Wijayanti (21) ditemukan tewas berlumuran darah di belakang rumah warga di Jalan Pendreh, Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 05.00 WIB tadi.
Dari penuturan Ahmadi, warga yang pertama kali melihat mayat tersebut, awalnya melihat ceceran darah di belakang rumah Alianoor di Jalan Pandreh. Kemudian Ahmadi dan Alianoor langusng melapor ke polisi.
Setelah dilihat bersama polisi ditemukan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan dengan luka disekujur tubuhnya serta berlumuran darah. Selanjutnya jasad Yeny langsung dibawa ke RSUD Nuara Teweh untuk divisum.
Saat dikonfirmasi, keluarga korban, Dolpik menceritakan, Senin 29 Agustus 2016 sekitar pukul 18.00 WIB korban mendapat pesan dari temannya bernama Ina untuk bertemu. Kemudian korban meminta izin kepada orangtuanya untuk pergi.
Namun hingga pukul 20.00 WIB korban tidak dapat dihubungi oleh ibunya. "Ditunggu hingga pukul 22.00 WIB korban juga tidak ada kabar. Pagi ini baru ada kabar Yeny telah tewas," ujar Dolpik di RSUD Muara Teweh.
Sementara itu, motor yang digunakan korban yakni Suzuki Satria F warna hitam juga hilang, dan handphone juga tidak ada. Korban Yeni mengalami luka tusuk di bagian perut atas.
Terpisah, Wakapolres Barito Utara, Kompol Witdiardi menjelaskan, korban diduga korban pembunuhan berencana. "Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, nanti kita update perkembangannya," pungkasnya.
Selain itu polisi juga menemukan STNK sepeda motor Suzuki Satria atas nama Yeny Erlin Wijayanti. (Baca: Tidak Ada Kabar, Yeny Ditemukan Tewas Bersimbah Darah)
"Kita temukan dua barang bukti itu tak jauh dari lokasi penemuan jazad korban. Tapi kita belum mau beberkan semuanya. Kita masih dilakukan penyelidikan," Wakapolres Barito Utara, Kompol Witdiardi di mapolres, Selasa (30/8/2016).
Sebelumnya, sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Yeny Erlin Wijayanti (21) ditemukan tewas berlumuran darah di belakang rumah warga di Jalan Pendreh, Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 05.00 WIB tadi.
Dari penuturan Ahmadi, warga yang pertama kali melihat mayat tersebut, awalnya melihat ceceran darah di belakang rumah Alianoor di Jalan Pandreh. Kemudian Ahmadi dan Alianoor langusng melapor ke polisi.
Setelah dilihat bersama polisi ditemukan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan dengan luka disekujur tubuhnya serta berlumuran darah. Selanjutnya jasad Yeny langsung dibawa ke RSUD Nuara Teweh untuk divisum.
Saat dikonfirmasi, keluarga korban, Dolpik menceritakan, Senin 29 Agustus 2016 sekitar pukul 18.00 WIB korban mendapat pesan dari temannya bernama Ina untuk bertemu. Kemudian korban meminta izin kepada orangtuanya untuk pergi.
Namun hingga pukul 20.00 WIB korban tidak dapat dihubungi oleh ibunya. "Ditunggu hingga pukul 22.00 WIB korban juga tidak ada kabar. Pagi ini baru ada kabar Yeny telah tewas," ujar Dolpik di RSUD Muara Teweh.
Sementara itu, motor yang digunakan korban yakni Suzuki Satria F warna hitam juga hilang, dan handphone juga tidak ada. Korban Yeni mengalami luka tusuk di bagian perut atas.
Terpisah, Wakapolres Barito Utara, Kompol Witdiardi menjelaskan, korban diduga korban pembunuhan berencana. "Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, nanti kita update perkembangannya," pungkasnya.
(nag)