Tujuh Oknum Polisi Diduga Lakukan Pungli, Ini Komentar Kompolnas

Senin, 29 Agustus 2016 - 15:56 WIB
Tujuh Oknum Polisi Diduga...
Tujuh Oknum Polisi Diduga Lakukan Pungli, Ini Komentar Kompolnas
A A A
SEMARANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebut pungutan liar (pungli) bermodus razia lalu lintas tidak resmi alias ilegal yang diduga dilakukan tujuh oknum polisi anggota Polrestabes Semarang dan Polsek Banyumanik di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang, pekan lalu, adalah perbuatan melawan hukum dan merusak citra institusi Polri.

Sanksi tegas harus diberikan pimpinan kepolisian setempat atas tindakan pelanggaran seperti itu. Masyarakat khususnya pengguna jalan yang dicegat razia lalin juga punya hak menanyakan surat perintah kegiatan tersebut.

"Tindakan harus diproses secara seksama, karena ada unsur menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, melawan perintah atasan, menyalahgunakan kekuasaan, dan merusak citra institusi," sebut Komisioner Kompolnas Poengky Indarti melalui layanan WhatsApp yang diterima KORAN SINDO, Senin (29/8/2016) siang.

Jika polisi akan mengadakan kegiatan pemeriksaan atau razia kendaraan bermotor, sambung Poengky, harus ada tanda yang menunjukkan kegiatan atau razia. Tanda tersebut biasanya berbentuk pelang besi yang dipasang tidak jauh dari tempat pemeriksaan berlangsung.

"Dengan demikian, masyarakat akan tahu bahwa kegiatan pemeriksaan tersebut resmi," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, para oknum polisi itu diamankan dengan barang bukti uang sekitar Rp5 juta, hasil razia legal selama dua jam. Mereka yang ditangkap pangkat tertinggi adalah Inspektur Polisi Dua (Ipda) alias perwira pertama berinisial Y. Dia juga menjabat Perwira Unit Turjawali Sat Lantas Polrestabes Semarang. (Baca juga: Razia Ilegal, Tujuh Oknum Polisi Ditangkap Propam Polda Jateng).
(zik)
Berita Terkait
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
CLBK Diduga Penyebab...
CLBK Diduga Penyebab Oknum TNI Ditembak Anggota Polisi
Berita Terkini
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
16 menit yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
1 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
3 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
4 jam yang lalu
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
5 jam yang lalu
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved