Dibayar Pakai Uang Palsu, Pedagang Asongan Bunuh Pembeli

Kamis, 11 Agustus 2016 - 18:30 WIB
Dibayar Pakai Uang Palsu,...
Dibayar Pakai Uang Palsu, Pedagang Asongan Bunuh Pembeli
A A A
PALEMBANG - Dua tahun kabur dari kejaran aparat kepolisian, Hermansyah (45), warga Jalan Temon RT 02/01, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, akhirnya dibekuk.

Tersangka yang merupakan satu dari lima tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban Pariska, warga Jalan Dwikora I, Lorong Karya, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang tewas tersebut, ditangkap setelah pulang dari perantauan.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, aksi pengeroyokan yang dilakukan tersangka bersama keempat rekannya tersebut terjadi pada bulan Agustus 2015 silam.

Dimana aksi tersangka berlangsung di kawasan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Saat itu, tersangka dan teman-temannya menghabisi nyawa korban dengan cara menusuk dan membacokkan senjata tajam hingga korban ditemukan tewas.

"Pelaku lima orang. Satu tersangka atas nama M Fernando sudah lebih dulu kita tangkap. Sementara tiga tersangka lain, CH, OK, dan IS masih dalam pengejaran," ungkap Maruly, kemarin.

Menurutnya, tersangka memang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi. Dimana motif pembunuhan itu dipicu lantaran korban membeli barang dagangan yang di jual tersangka dengan menggunakan uang palsu.

"Usai melakukan pengeroyokan tersebut, tersangka kabur ke luar kota. Setelah kita mendapatkan informasi jika tersangka ini pulang, kita langsung meringkusnya. Motifnya karena korban membayar dengan uang palsu saat membeli rokok yang dijual tersangka," terangnya.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian penuh darah yang milik korban.

"Senjata tajam yang digunakan belum kita temukan. Tersangka akan dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHP tentang pengeroyokan hingga menyebabkan korban tewas dengan ancaman 15 tahun penjara," tegas Kasat.

Sementara itu, tersangka Herman mengaku, aksi pembunuhan tersebut berawal saat dirinya sedang berjualan di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

Saat itu, korban datang dengan maksud membeli rokok. Hanya saja, saat melakukan pembayaran, korban memberikan uang palsu sebesar Rp50 ribu.

"Dia datang, beli rokok setengah bungkus, tapi bayarnya pakai uang palsu. Ketika saya meminta dikemblikan rokok yang dibelinya, dia tidak mau. Bahkan, korban pun sempat membawa temannya dan mengeroyok saya," paparnya.

Tak terima dikeroyok korban, tersangka akhirnya memanggil teman-temannya untuk menuntut balas.

Tak pelak, akhirnya terjadilah perkelahian antar dua kelompok tersebut.

"Target kami cuma korban saja pak, karena saya dendam. Saya hanya membacok korban satu kali dan mengenai tangannya. Kalau yang menikam korban, saya tidak tahu. Karena waktu itu, kami ramai-ramai keroyok korban," tambahnya.

Setelah terjadi peristiwa pembunuhan tersebut, tersangka mengaku melarikan diri ke kota Jambi dan Jakarta.

"Setahun di Jambi pak, di rumah mertua. Tak ada pekerjaan, saya pun ke Jakarta, bekerja sebagai pemulung di sana. Baru sebulan pulang ke Palembang, karena kangen dengan anak dan kedua orang tua," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
8 menit yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
2 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
2 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
2 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
2 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved