Pembangunan Taman Eks Kalijodo Mangkrak

Selasa, 02 Agustus 2016 - 04:23 WIB
Pembangunan Taman Eks...
Pembangunan Taman Eks Kalijodo Mangkrak
A A A
JAKARTA - Pembongkaran sejumlah permukiman pendudukan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tak dibarengi pembangunan. Akibatnya banyak pembangunan eks permukiman yang mangkrak.

Pantauan Koran SINDO, pada Senin, 1 Agustus 2016 kemarin banyak kawasan menjadi terbengkalai. Seperti di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat. Di lahan seluas 5,6 hektare itu, lahan kosong tersebut dibiarkan liar.

Padahal sejak awal rencana, di kawasan eks lokalisasi itu akan dibangun sebuah taman terpadu yang rencana dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti taman bermain, olahraga, hingga jogging track, maupun skate park.

Rencananya, pembangunan di kawasan itu akan memakan waktu hingga empat bulan lamanya dari waktu pembongkaran pada Februari 2016, lalu. Artinya bila sesuai jadwal, semestinya pembangunan sudah selesai pada Agustus 2016 ini.

Dari kawasan itu, pembongkaran sendiri hanya terfokus pada pembangunan jalan inspeksi sepanjang 500 meter dengan lebar sepanjang 7 meter. Di pinggiran jalan terdapat sebuah tanggul setinggi satu meter, yang sudah di cat ornamen kuning-hitam.

Seorang warga sekitar, Yadi (57) mengatakan, semestinya Pemprov DKI tidak langsung melakukan pembongkaran di kawasan itu. Ini terlihat dari lahan yang dibiarkan kosong, sementara pembangunan tak kunjung datang.

Molornya pembangunan, membuat pembongkaran menjadi sia-sia. "Padahal dulu ekonomi warga sini bergantung pada aktivitas kalijodo," ucapnya, kemarin.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi mengaku akan melaporkan hal ini kepada Gubernur dan Dinas pertamanan dan pemakaman nantinya. Sementara langkah membantu revitalisasi di kawasan Kalijodo, Anas telah memerintahkan Camat Tambora menjaga wilayah.

"Jadi kita minta camat untuk jaga, supaya bangunan liar tak kunjung dibangun lagi," ucapnya.

Pengamat perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Jogo mengatakan revitalisasi terbengkalai tak lepas dari kurangnya konsep pembongkaran yang ada. Keinginan untuk melakukan pembongkaran tanpa adanya pembangunan membuat beberapa revitalisasi menjadi terbengkalai.

"Jadi bisa terlihat ini konsep kurang matang," cetus Nirwono. Sementara akibat terbengkalai, dan kurang tegas membuat masyarakat akhirnya kembali mendatangi kawasan revitalisasi dan membangun kembali bangunan. Langkah ini terlihat dari tenda-tenda semi permanen yang terlihat.

"Ini terjadi karena kurang tegas aparat yang ada, membiarkan kawasan itu terbengkalai," tutup Nirwono.
(whb)
Berita Terkait
Sempat Terbengkalai,...
Sempat Terbengkalai, Pemprov DKI Janji Revitalisasi RPTRA Kalijodo
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Transformasi Kalijodo Jadi Kawasan Aman dan Nyaman
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
22 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
27 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
34 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
44 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
53 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved