Relokasi Warga Andir Bandung Ditargetkan Rampung Sepekan

Minggu, 31 Juli 2016 - 04:03 WIB
Relokasi Warga Andir...
Relokasi Warga Andir Bandung Ditargetkan Rampung Sepekan
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan relokasi warga yang terkena penggusuran oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) selesai dalam satu minggu ke depan. Untuk sementara waktu, mereka yang belum memiliki hunian baru menetap di tenda pengungsian milik Pemkot Bandung.

Pantauan di lapangan, warga RT 03 RW02, Kelurahan Kebon jeruk, Kecamatan Andir masih tetap bertahan di lokasi penggusuran.

Karena belum memiliki tempat tinggal baru, mereka terpaksa menginap dengan fasilitas seadanya di tenda pengungsian yang diberikan Dinas Sosial, Pemkot Bandung. Adapun, lahan yang telah ditertibkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kini telah rata dengan tanah, tanpa ada puing-puing bangunan milik warga.

Dalam kunjungan ke tanah sengketa PT KAI, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil juga turut memantau sejumlah tempat bersejarah (bunker) yang disebut-sebut warga peninggalan perang zaman Belanda.

Usai berkeliling, memantau kondisi pemukiman dan potensi usaha di kawasan Stasiun Bandung.

Lelaki yang akrab disapa, Kang Emil langsung mengunjungi tenda pengungsian warga. Bahkan dalam kunjungannya tersebut, Emil mengupayakan proses relokasi warga bisa selesai dalam satu minggu ini.

"Saya minta warga untuk bersabar, Kami targetkan semua yang terkena penggusuran tidak lama dengan kondisi seperti ini. Satu minggu ke depan, saya targetkan sudah bisa selesai," tutur Ridwan kepada warga di tenda pengungsian, Jalan Stasiun Barat Kota Bandung, Sabtu (30/7/2016).

Ridwan mengatakan, akan berupaya menjembatani persoalan warga yang terkena penggusuran, bahkan kunjungan saat itu juga dilakukan untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan warga. Baik dalam kebutuhan pangan, tempat tinggal, pendidikan, lapangan pekerjaan.

"Untuk kebutuhan anak-anak sekolah, kami akan berikan bantuan sesuai kebutuhan. Begitu juga dalam kebutuhan lapangan kerja, saya akan melakukan upaya komunikasi dengan PT KAI. Termasuk tempat tinggal yang bisa digunakan sesuai aturan," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
PLN Amankan 3.011 Sertifikat...
PLN Amankan 3.011 Sertifikat Aset Tanah di Sumut dan Sumsel, Nilainya Rp1,2 Triliun
Cak Imin Sebut 1 Juta...
Cak Imin Sebut 1 Juta Masyarakat Miskin Ekstrem Bakal Terima Tanah Milik Negara
Hashim Ungkap Pesan...
Hashim Ungkap Pesan Prabowo: Tanah BUMN Milik Rakyat, Tak Boleh Dijual dengan Harga Pasar
20 Contoh Sikap Patriotisme...
20 Contoh Sikap Patriotisme yang Bisa diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Akibat Kelakuan Mafia...
Akibat Kelakuan Mafia Tanah, Negara Hampir Rugi Rp11 Triliun
Kasus Proyek Whoosh,...
Kasus Proyek Whoosh, KPK Duga Ada Tanah Negara Dijual ke Negara
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
23 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
57 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved