Puncak Arus Balik Lebaran Berakhir, Lalu Lintas Kembali Normal

Selasa, 12 Juli 2016 - 15:34 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran Berakhir, Lalu Lintas Kembali Normal
A A A
KARANGANYAR - Arus lalu lintas di kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, kembali berangsur normal. Jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan drastis dibandingkan pada saat puncak arus balik Sabtu-Minggu lalu.

Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres karanganyar Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suryo Wibowo mengatakan, sesuai dengan prediksi, puncak arus mudik sudah terjadi pada akhir pekan kemarin.

Menurutnya, setidaknya ada puluhan hingga ratusan ribu kendaraan yang melintas di Karanganyar pada arus puncak tersebut.

Wilayah Karanganyar yang berada di jalur utama Jogja-Surabaya membuat kendaraan yang melintas cukup banyak, baik yang berasal dari arah barat maupun dari arah timur.

Pada puncak arus balik lalu, sejumlah wilayah juga mengalami penumpukan kendaraan, seperti di Kawasan palur, Kebakramat, Sroyo, dan perbatasan Sragen. Namun penumpukan yang terjadi bisa diurai berkat kesigapan petugas di Lapangan.

Selain itu, dibukanya jalur alternatif melalui proyek jalan Tol Solo-Ngawi juga cukup membantu untuk mengurai kepadatan lalu lintas, sehingga tidak semakin parah.

“Penumpukan sempat terjadi di beberapa titik, namun itu bisa diurai. Sedangkan pada Selasa siang, kendaraan luar kota relatif lebih sedikit,” ucapnya, kepada wartawan, Selasa (12/7/2016).

Dia mengatakan, meskipun arus lalu lintas berangsur normal, pihaknya meminta kepada para pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaanya saat berkendara di jalan raya.

Menurutnya pengguna jalan harus menaati aturan, serta rambu-rambu lalu lintas yang tersedia. Untuk pengguna jalan yang berasal dari luar kota, jika mengalami kelelahan diminta untuk beristirahat terlebih dahulu.

Terpisah, Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar Rusdiyanto mengatakan, saat libur Lebaran lalu, kepadatan tidak hanya terjadi karena banyaknya orang yang hendak balik.

Akan tetapi, kepadatan juga terjadi karena banyaknya warga luar kota yang masuk ke Karanganyar untuk berlibur ke sejumlah obyek wisata yang ada, seperti di Tawangmangu, dan Ngargoyoso, serta Jenawi Karanganyar.

Sedangkan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada bus antarkota antarprovinsi yang bakal mengangkut para perantau asal Karanganyar.

Selain itu, para sopir dan awak angkutan juga diperiksa kesehatannya. Jika ada yang kondisi kesehatannya menurun, sopir dan awak angkutan itu tidak diperbolehkan untuk berangkat mengangkut penumpang.
(san)
Berita Terkait
Awas Lonjakan Penumpang...
Awas Lonjakan Penumpang di Arus Balik Lebaran, Menhub Usulkan Ini
Arus Balik, Jasa Steam...
Arus Balik, Jasa Steam dan Cuci Mobil Kebanjiran Order
Prediksi Puncak Arus...
Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025: Catat Tanggalnya!
Puncak Arus Balik, 270.000...
Puncak Arus Balik, 270.000 Kendaraan Diprediksi Masuk Jabodetabek
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Ribuan Warga Tiba di Stasiun Pasar Senen
Begini Tips Perjalanan...
Begini Tips Perjalanan Nyaman dan Aman saat Arus Balik Lebaran
Berita Terkini
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
18 menit yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
35 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
55 menit yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
2 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
13 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
14 jam yang lalu
Infografis
Dihajar Saat Serangan...
Dihajar Saat Serangan Balik, Ukraina Kembali ke Strategi Lama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved