Prihatin, Pemkot Makassar Akan Bangun Kembali Pasar Pannampu

Rabu, 29 Juni 2016 - 00:45 WIB
Prihatin, Pemkot Makassar...
Prihatin, Pemkot Makassar Akan Bangun Kembali Pasar Pannampu
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengaku prihatin dengan peristiwa kebakaran yang menghanguskan 86 lapak permanen dan semi permanen di Pasar Pannampu, Kecamatan Tallo. Maka itu, Pemkot Makassar akan membangun pasar itu lebih baik lagi agar tidak terjadi kasus yang sama.

"Makanya saya menawarkan kepada tokoh-tokoh masyarakat, korban, ketua RT, camat, lurah serta seluruh SKPD terkait bagaimana kalau kita menata kembali dengan membangunkan tempat yang lebih layak, khusus bagi korban kebakaran," kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Juni 2016.

Penataan yang dimaksud akan mempertimbangkan berbagai aspek, kata dia, mulai dari model bangunan, kondisi lantai, drainase, serta jalan yang sedikit diperlebar agar jauh lebih layak terutama karena akses pengunjung yang lebih nyaman, sehingga lapak menjadi lebih laris dan membawa keuntungan bagi pedagang.

Menurut wali kota berlatar belakang arsitek ini, dirinya menyerahkan semuanya sesuai kesepakatan warga. Sebagai pemerintah, kata dia, pihaknya hanya memfasilitasi dan tidak akan pernah melakukan pemaksaan terhadap masyarakat.

"Biarkan masyarakat sendiri yang menginginkan itu. Karena semua demi kebaikan mereka sendiri. Pemerintah itu hanya memfasilitasi sehingga nanti bantuan akan kita maksimalkan. Kalau secara standarisasi, sudah adakan standarisasinya. Tapi kalau ditata dengan bagus kami bisa fight. Artinya saya bisa mintakan (mencarikan dana) dari tempat lain untuk membantu misalnya, CSR (Corporate Social Responsibility), dan lain-lain," jelas Danny.

Sementara itu, Plt Kadis Sosial Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan, sebanyak 86 rumah dan kios hangus dalam kejadian ini. (Baca: Kebakaran Pasar Pannampu Hanguskan 83 Rumah dan Kios)

"Tercatat 288 orang menjadi korban, namun jumlah ini saya lihat terus berkembang karena proses pendataan. Namun ke-288 itu sudah kami tangani dengan baik, kami beri bantuan makanan, siapkan dapur umum, sediakan tenda, termasuk karpet sebagai alas," jelasnya.

Meski begitu, menurut dia, tidak semua korban mempergunakan fasilitas tersebut lantaran yang terbakar itu hanyalah lapak atau kios tempat mereka berjualan. Sementara mereka rata-rata memiliki rumah di tempat lain. "Jadi sebagian besar korban memilih pulang ke rumahnya masing-masing," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
56 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved