Cek Sistem Pemantau Orang Asing, Menkumham: Semua Bisa Terlacak

Rabu, 29 Juni 2016 - 00:32 WIB
Cek Sistem Pemantau...
Cek Sistem Pemantau Orang Asing, Menkumham: Semua Bisa Terlacak
A A A
DEPOK - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly mengecek sistem pemantaun orang asing di Kantor Imigrasi (Kanim) Depok. Karena, Kanim Depok sudah memiliki sistem peta pemantauan orang asing yang telah menggunakan aplikasi android.

Yasona melakukan simulasi pembuatan pasport. Ketika datang, menteri langsung mendaftar dan direkam wajah sebagai penanda nomor urut.

"Jadi memang hanya orang yang berkepentingan saja yang bisa mengakses masuk ke dalam," kata Yasonna di Depok, Selasa 28 Juni 2016.

Yasona Laoly mengapresiasi sistem tersebut dan mengusulkan untuk dapat diterapkan di seluruh kantor imigrasi di Indonesia. Pemohon pasport juga bisa memprediksi waktu. Selain itu, lalu lintas pemohon di dalam ruangan pun menjadi lebih teratur.

"Semua data orang asing bisa kita ketahui se-Indonesia. Mahasiswa juga bisa diketahui ya. Bisa terlacak," kata Yasona. (Baca: 18 Imigran Gelap Diamankan Petugas Imigrasi)

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Depok Dudi Iskandar memberikan paparan pada Menkumham terkait pemanfaatan sistem tersebut. Dengan sisten tersebut, orang asing yang tinggal di Depok diwajibkan mengunduh aplikasi data secara online saat tinggal di Depok.

"Sistem pemantauan orang asing ini membuat kami (imigrasi) mudah mengetahui siapa saja orang asing yang sudah overstay. Kami akan cek apa sudah berpindah atau sudah perpanjang," kata Dudi kepada Yasona.

Dengan sistem itu, Imigrasi Depok sudah mengetahui foto dan data diri orang asing hanya tinggal mengklik lokasi yang dituju di kecamatan manapun. Pihaknya, menggunakan sistem aplikasi google map dan akan diluncurkan dua pekan lagi.

"Menggunakan sistem aplikasi Google Mapping preview. Nanti timbul foto dan wilayah. Sebelum operasi pun kami bisa diskusi dahulu melihat foto target yang berputar 360 derajat," jelas Dudi.
(mhd)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
19 menit yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
1 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
2 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
3 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
3 jam yang lalu
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved