59 Orang Meninggal Akibat Bencana di Jawa Tengah

Sabtu, 25 Juni 2016 - 01:36 WIB
59 Orang Meninggal Akibat...
59 Orang Meninggal Akibat Bencana di Jawa Tengah
A A A
JAKARTA - Banjir dan longsor melanda di beberapa wilayah di Jawa Tengah dalam satu pekan terakhir. Longsor terjadi di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Banjarnegara.

Sementara di Kabupaten Rembang, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Banyumas diterjang bencana banjir. Banjir juga terjadi di Purworejo.

Setelah tujuh hari dilakukan pencarian korban longsor oleh Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Purworejo, operasi dihentikan pada Jumat 24 Juni 2016 pukul 15.09 WIB.

Berdasarkan siaran pers Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat 24 Juni 2016,
Bupati Purworejo menyampaikan operasi pencarian oleh SAR, BPBD, relawan, TNI, Polriterhadap korban tanah longsor di Dusun Caok dan Dusun Donorati dihentikan.

Adapun total 43 orang meninggal akibat perstiwa itu, yaitu 39 meninggal akibat longsor dan empat meninggal karena banjir. Sementara tiga orang dinyatakan hilang, yakni di Desa Caok satu orang dan Desa Donorati dua orang. Dalam rapat antara bupati, muspida, camat, lurah, tokoh masyarakat dan ahli waris, menyatakan pihak keluarga mengikhlaskan korban yang masih hilang. (Baca juga: Temukan Korban ke-43, Evakuasi Longsor di Purworejo Dihentikan)

Bupati Purworejo telah menyatakan masa tanggap darurat selama 30 hari dari 19 Juni 2016 hingga 18 Juli 2016. Pengungsi 353 orang, yaitu 143 orang di Desa Wironatan dan 210 orang di Desa Jelok. Sebanyak 143 rumah rusak meliputi 63 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 42 rumah rusak ringan.

"Kerusakan rumah dan infrastruktur akibat banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo diperkirakan Rp 15,73 miliar," kata Sutopo.

Sementara itu di Kebumen pada Kamis 23 Juni 2016 sekitar pukul 11.30 ditemukan dua korban longsor di Desa Sampang Kecamatan Sempor sehingga tujuh korban meninggal akibat banjir dan longsor dan satu orang masih hilang.

Bupati Banjarnegara telah menetapkan masa tanggap darurat selama 30 hari dari 19 Juni 2016 hingga 18 Juli 2016. Di Banjarnegara terdapat enam orang tewas tertimpa longsor dan semua korban telah ditemukan.

Sedangkan di Kebumen terdapat lima orang tewas akibat banjir dan longsor, dan tiga orang hilang tertimbun longsor. Sedangkan di Rembang, Sukoharjo dan Banyumas masing-masing satu orang tewas akibat banjir.

"Dengan demikian maka total korban jiwa akibat banjir dan longsor di Provinsi Jawa Tengah adalah 59 orang meninggal dunia, empat orang hilang, dan 22 orang luka-luka," kata Sutopo.
(dam)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
2 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
7 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
7 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
7 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
9 jam yang lalu
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved