Bocah Tiga Tahun Ini Tersiram Air Mendidih di Sekujur Tubuhnya
Jum'at, 24 Juni 2016 - 17:38 WIB
Bocah Tiga Tahun Ini Tersiram Air Mendidih di Sekujur Tubuhnya
A
A
A
PALANGKA RAYA - Malang nasib Theresia (3) warga Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya di mana tubuh bocah ini ketumpahan air panas yang baru mendidih, Jumat (24/6/2016) siang. Alhasil sekujur tubuh bocah ini melepuh hingga terkelupas, beruntung, nyawa korban selamat.
Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya untuk menjalani perawatan medis.
Menurut Ibat, ayah Theresia, peristiwa itu terjadi ketika anaknya hendak mengambil termos yang terletak di dapur rumahnya, Jumat (24/6/2016) siang.
Namun posisi termos sendiri belum tertutup. Sedangkan air yang berada dalam termos baru saja dimasak mendidih.
Diduga lantaran berat, termos itu akhirnya jatuh hingga airnya tumpah. Saat kejadian sendiri Ibat bersama istri sedang beraktivitas di luar rumah.
“Saya dan istri sedang beraktivitas di luar rumah. Mungkin anak kami mengambil termos berisi air panas. Tapi termos belum tertutup sehingga ketika jatuh langsung menumpahi badannya,” kata Ibat di RSUD Doris Sylvanus, Jumat (24/6/2016).
Ibat mengakui kalau dirinya bersama istri lalai mengawasi anak ketiga dari empat bersaudaranya itu.
Termasuk juga memperhatikan kondisi peralatan dapur rumah. Namun diri menegaskan jika insiden itu murni sebuah musibah dan dirinya berjanji akan lebih hati-hati lagi dalam membina keluarga. “Ini musibah. Kami juga tidak menginginkan hal ini,” tuturnya.
Theresia nampak menahan kesakitan. Dia juga terus menangis. Dia akan menjalani perawatan secara intensif di RS itu terkait luka-luka yang dia derita akibat air panas.
Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya untuk menjalani perawatan medis.
Menurut Ibat, ayah Theresia, peristiwa itu terjadi ketika anaknya hendak mengambil termos yang terletak di dapur rumahnya, Jumat (24/6/2016) siang.
Namun posisi termos sendiri belum tertutup. Sedangkan air yang berada dalam termos baru saja dimasak mendidih.
Diduga lantaran berat, termos itu akhirnya jatuh hingga airnya tumpah. Saat kejadian sendiri Ibat bersama istri sedang beraktivitas di luar rumah.
“Saya dan istri sedang beraktivitas di luar rumah. Mungkin anak kami mengambil termos berisi air panas. Tapi termos belum tertutup sehingga ketika jatuh langsung menumpahi badannya,” kata Ibat di RSUD Doris Sylvanus, Jumat (24/6/2016).
Ibat mengakui kalau dirinya bersama istri lalai mengawasi anak ketiga dari empat bersaudaranya itu.
Termasuk juga memperhatikan kondisi peralatan dapur rumah. Namun diri menegaskan jika insiden itu murni sebuah musibah dan dirinya berjanji akan lebih hati-hati lagi dalam membina keluarga. “Ini musibah. Kami juga tidak menginginkan hal ini,” tuturnya.
Theresia nampak menahan kesakitan. Dia juga terus menangis. Dia akan menjalani perawatan secara intensif di RS itu terkait luka-luka yang dia derita akibat air panas.
(sms)