Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Museum Rekor Pengelolaan Sampah Terburuk

Jum'at, 24 Juni 2016 - 09:57 WIB
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Raih Penghargaan Museum Rekor Pengelolaan Sampah Terburuk
A A A
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Firdaus meraih hadiah istimewa dari mahasiswa. Sempat tersenyum saat mendapat hadiah, namun setelah dibuka isinya adalah plakat yang bertuliskan sindiran atas kinerjanya menangani masalah sampah.

Peristiwa ini terjadi saat Kamis 23 Juni 2016. Firdaus baru saja selesai mengikuti acara rapat paripurna istimewa Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru, di Kantor DPRD. Saat keluar dari Kantor DPRD Pekanbaru, Firdaus dihadang oleh sejumlah mahasiswa dari BEM Universitas Riau.

Kepada politikus dari Partai Demokrat itu, mahasiswa menyatakan akan memberikan hadiah. Firdaus dengan senang hati menerimananya. Namun setelah diteliti, hadiah itu ternyata sebuah plakat.

Setelah dilihat isi dalam plakat itu, tertanya sindiran kepada Firdaus. Isinya lengkap tulisan itu adalah, "Museum Rekor BEM Universitas Riau menganugerahkan kepada Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus atas Manajemen Pengeloloan Sampah yang Buruk Sehingga Kota Pekanbaru Penuh dengan Sampah".

Setelah melihat isinya, wajah Wali Kota menjadi merona. Dia berujar agar mahasiswa tidak hanya mengkritik, tetapi berbuat. "Kalian harus buktikan kalau kalian lebih baik dari saya," ucap Wali Kota Firdaus.

Setelah itu, Firdaus langsung meninggalkan Kantor DPRD Pekanbaru. Sudah sekitar tiga pekan, Pekanbaru menjadi kota penuh sampah. Hampir disetiap ruas jalan, termasuk jalan protokol dipenuhi sampah organik dan anorganik.

Bahkan belakangan, sejumlah warga melakukan aksi demo ke kantor Wali Kota Pekanbaru dan sejumlah kantor lurah. Dalam aksinya, warga bahkan memblokir jalan.

Menggunungnya sampah membuat kekhawatiran warga. Selain terlihat jorok, aroma busuk dan bakal adanya berbagai penyakit yang muncul membuat warga cemas.

Akar masalah sampah di kota yang sering mendapat piala Adipura atau kota terbersih dan rapi se-Indonesia ini dikarenakan para buruh dan pekerja sampah melakukan aksi mogok. Ratusan buruh sampah mengeluh, karena upah mereka selama tiga bulan tidak dibayarkan.
(san)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
10 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
1 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
2 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
2 jam yang lalu
Infografis
Tiga Rekor Terburuk...
Tiga Rekor Terburuk Tim Nasional Jerman di Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved