Pria yang Tidur dengan Mayat Ibunya Gali Kuburan Dibantu 9 Tetangganya
Selasa, 21 Juni 2016 - 17:18 WIB
Pria yang Tidur dengan Mayat Ibunya Gali Kuburan Dibantu 9 Tetangganya
A
A
A
TEMANGGUNG - Supriyanto warga Kedu, Temanggung yang hampir satu bulan tidur dengan mayat ibunya mengaku nekat menggali kuburan dengan dibantu oleh sembilan tetangganya. Namun tingkah pria ini diketahui warga dan dilaporkan ke polisi pada Selasa (21/6/2016) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.
Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Suharto mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku pembongkaran dari pengakuan Supriyanto ada sekira sembilan orang, semuanya tetangga rumah. Polisi sendiri sudah mengamankan dua orang lainnya.
Tujuan pembongkaran makam itu, Supriyanto mengaku mendapat petunjuk dari mimpi untuk menghidupkan kembali mayat ibunya. (Baca: Dapat Wangsit, Pria Ini 1 Bulan Tidur dengan Mayat Ibunya)
Setelah bongkar makam, mayat ibunya diambil dan disimpan di dalam kamarnya sejak 24 Mei 2016, diberi minyak wangi agar awet.
Pengungkapan ini, awalnya warga kampung curiga adanya makam yang dibongkar. Tak hanya itu, dari rumah pelaku juga tercium bau busuk. Dari sinilah, akhirnya pengambilan mayat itu terbongkar.
“Supriyanto sampai sekarang masih diperiksa di Polsek Kedu. Kami tentu akan cek psikologisnya, melibatkan psikiater, untuk mengetahui pasti (apakah ada gangguan kejiwaan),” lanjutnya.
Pihaknya, sebut Suharto, sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) baik kuburan maupun rumah pelaku.
Dokter juga dilibatkan untuk keperluan visum dan identifikasi. Setelah proses itu selesai, jenazah diserahkan ke kepala desa setempat untuk dikuburkan kembali.
Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Suharto mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku pembongkaran dari pengakuan Supriyanto ada sekira sembilan orang, semuanya tetangga rumah. Polisi sendiri sudah mengamankan dua orang lainnya.
Tujuan pembongkaran makam itu, Supriyanto mengaku mendapat petunjuk dari mimpi untuk menghidupkan kembali mayat ibunya. (Baca: Dapat Wangsit, Pria Ini 1 Bulan Tidur dengan Mayat Ibunya)
Setelah bongkar makam, mayat ibunya diambil dan disimpan di dalam kamarnya sejak 24 Mei 2016, diberi minyak wangi agar awet.
Pengungkapan ini, awalnya warga kampung curiga adanya makam yang dibongkar. Tak hanya itu, dari rumah pelaku juga tercium bau busuk. Dari sinilah, akhirnya pengambilan mayat itu terbongkar.
“Supriyanto sampai sekarang masih diperiksa di Polsek Kedu. Kami tentu akan cek psikologisnya, melibatkan psikiater, untuk mengetahui pasti (apakah ada gangguan kejiwaan),” lanjutnya.
Pihaknya, sebut Suharto, sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) baik kuburan maupun rumah pelaku.
Dokter juga dilibatkan untuk keperluan visum dan identifikasi. Setelah proses itu selesai, jenazah diserahkan ke kepala desa setempat untuk dikuburkan kembali.
(sms)