Warga Depok Ditemukan Jadi Mayat di Kali Krukut
Jum'at, 10 Juni 2016 - 14:05 WIB
Warga Depok Ditemukan Jadi Mayat di Kali Krukut
A
A
A
JAKARTA - Warga RW 06 Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat pria di Kali Krukut. Belakangan diketahui, mayat yang ditemukan di Kali Krukut merupakan warga Depok.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim menjelaskan, korban diketahui bernama Karsan. "Korban bernama Karsan warga Depok. Ditemukan warga tadi pagi," ujar Mustakim kepada wartawan, Jumat (10/6/2016).
Mustakim menjelaskan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB pagi ini oleh warga yang melihat mayat Karsan terbawa arus kali Krukut di belakang kantor Koramil Tanah Abang.
Warga pun akhirnya berhasil mengangkat mayat korban setelah berhenti di sekitar samping TPU Karet Bivak. "Selanjutnya, dilakukan pengangkatan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Bendungan Hilir," lanjutnya
Setelah berhasil diangkat, mayat Karsan terlihat sudah membiru namun belum bau. Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Belum diketahui apa sebenarnya penyebab korban bisa terbawa arus dan ditemukan tewas disana. Sekarang jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk di autopsi," tutupnya.
Sekadar informasi, saat ditemukan, korban mengenakan jaket kulit warna cokelat, baju safari dan celana cokelat. Di jari tangan kiri korban juga memakai cincin batu akik warna hitam.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim menjelaskan, korban diketahui bernama Karsan. "Korban bernama Karsan warga Depok. Ditemukan warga tadi pagi," ujar Mustakim kepada wartawan, Jumat (10/6/2016).
Mustakim menjelaskan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB pagi ini oleh warga yang melihat mayat Karsan terbawa arus kali Krukut di belakang kantor Koramil Tanah Abang.
Warga pun akhirnya berhasil mengangkat mayat korban setelah berhenti di sekitar samping TPU Karet Bivak. "Selanjutnya, dilakukan pengangkatan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Bendungan Hilir," lanjutnya
Setelah berhasil diangkat, mayat Karsan terlihat sudah membiru namun belum bau. Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Belum diketahui apa sebenarnya penyebab korban bisa terbawa arus dan ditemukan tewas disana. Sekarang jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk di autopsi," tutupnya.
Sekadar informasi, saat ditemukan, korban mengenakan jaket kulit warna cokelat, baju safari dan celana cokelat. Di jari tangan kiri korban juga memakai cincin batu akik warna hitam.
(ysw)