Parah, Perawat di Garut Layani Pasien Sambil Mabuk

Senin, 06 Juni 2016 - 21:51 WIB
Parah, Perawat di Garut...
Parah, Perawat di Garut Layani Pasien Sambil Mabuk
A A A
GARUT - Seorang perawat di RSUD dr Slamet Garut mendapat cibiran dari masyarakat. Bagaimana tidak, perawat di rumah sakit pemerintah tersebut kerap didapati dalam keadaan mabuk saat bertugas.

Dari informasi yang dihimpun, perawat pemabuk itu berinisial AL. Parahnya, ia sempat melakukan tindakan medis terhadap seorang pasien dalam keadaan setengah sadar.

Sejumlah rekan kerja AL menerangkan perbuatan tak terpuji itu. Kelakuan AL yang sering masuk kerja dalam kondisi mabuk bahkan telah diketahui oleh para perawat lainnya.

Seorang petugas medis yang enggan diungkap identitasnya mengaku, perbuatan AL tersebut sudah membuat rekan-rekan sejawatnya merasa kesal. Beberapa rekan kerja yang lebih senior juga sering mengingatkannya.

"Kami juga dibuat kesal oleh kelakukan AL yang sering mabuk-mabukan pada saat jam kerja. Kami sudah melaporkannya ke pimpinan, akan tetapi entah kenapa belum ada sanksi yang diberikan," tutur salah seorang perawat, Senin (6/6/2016).

Ia menceritakan, puncak ketidakdisiplinan AL terjadi beberapa hari lalu, yakni saat AL sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Saat itu AL bekerja dalam keadaan mabuk.

"Dia berjalan sempoyongan dan berbicara ngawur saat melayani pasien. Setelahnya, dia kemudian terkulai lemah dan tertidur sampai ditarik oleh perawat lain yang kesal melihatnya," ucapnya.

Perilaku AL di rumah sakit telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan para petugas medis lainnya. Mereka khawatir akan ikut terkena imbas dari perilaku AL.

Sementara itu, Humas RSUD dr Slamet Garut Muhammad Lingga Saputra, membenarkan adanya kejadian seorang oknum perawat berinisial AL yang mabuk di lingkungan tempat kerja. Menurut Lingga, AL belum lama bekerja sebagai perawat di rumah sakit tersebut.

"Perawat ini perkiraan baru bertugas dua bulan. Pihak rumah sakit memang sering menerima pengaduan dari sesama pegawai dimana saat bekerja kondisinya tidak normal (mabuk)" jelas Lingga.

Namun Lingga juga mengaku belum memastikan apakah AL akan menerima sanksi terberat berupa pemecatan atau tidak, akibat kesalahan yang telah diperbuatnya tersebut.

"Sementara ini pihak rumah sakit melalu bagian ESDM sudah memanggil yang bersangkutan untuk dibina, bahkan sempat dirumahkan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
54 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved