Geledah Lapas Gorontalo, Polisi Temukan Ratusan Senjata Tajam
Rabu, 01 Juni 2016 - 20:02 WIB
Geledah Lapas Gorontalo, Polisi Temukan Ratusan Senjata Tajam
A
A
A
GORONTALO - Pascakerusuhan di Lapas Gorontalo, polisi melakukan razia ke dalam sel lapas. Dari hasil penggeledahan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, polisi berhasil menemukan ratusan senjata tajam serta benda yang diduga narkoba dari sel tahanan napi.
Rabu (1/6/2016) siang, sekitar 400 personel gabungan kepolisian Polda Gorontalo terlihat masuk untuk melakukan penggeledahan di lapas, dengan prioritas sasaran senjata tajam dan narkoba.
Penggeledahan ini dilakukan setelah sebelumnya Kapolda Gorontalo Brigjen Hengkie Kaluara bersama instansi terkait melakukan kordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly via telepon.
Dibantu anjing pelacak, polisi menggeledah blok tahanan korupsi dan narkoba, blok napi, blok wanita, serta blok tahanan anak untuk menemukan barang-barang ilegal. Selama penggeledahan para napi diwajibkan tetap berada di sel masing-masing.
Petugas berhasil mengamankan berbagai jenis senjata tajam seperti parang, tombak, pisau, serta panah wayer. Total, ada 283 buah benda tajam dan 111 benda tumpul yang disita petugas.
Selain itu petugas juga menemukan bom molotov yang diduga digunakan saat kerusuhan serta alat isap sabu dan satu paket yang diduga narkoba jenis sabu dari blok tahanan napi berinisial YP yang disimpan di dalam dus.
Wakil Kepala Polda Gorontalo Kombes Pol Tri Mariyanto mengatakan, napi yang dari dalam selnya ditemukan paket yang diduga narkoba jenis sabu langsung diamankan untuk dimintai keterangan dan dites urine.
Sementara barang-barang ilegal yang ditemukan dari dalam lapas langsung dibawa untuk diamankan di Polres Gorontalo Kota. Hingga saat ini situasi di Lapas Gorontalo dalam keadaan aman dan terkendali.
Rabu (1/6/2016) siang, sekitar 400 personel gabungan kepolisian Polda Gorontalo terlihat masuk untuk melakukan penggeledahan di lapas, dengan prioritas sasaran senjata tajam dan narkoba.
Penggeledahan ini dilakukan setelah sebelumnya Kapolda Gorontalo Brigjen Hengkie Kaluara bersama instansi terkait melakukan kordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly via telepon.
Dibantu anjing pelacak, polisi menggeledah blok tahanan korupsi dan narkoba, blok napi, blok wanita, serta blok tahanan anak untuk menemukan barang-barang ilegal. Selama penggeledahan para napi diwajibkan tetap berada di sel masing-masing.
Petugas berhasil mengamankan berbagai jenis senjata tajam seperti parang, tombak, pisau, serta panah wayer. Total, ada 283 buah benda tajam dan 111 benda tumpul yang disita petugas.
Selain itu petugas juga menemukan bom molotov yang diduga digunakan saat kerusuhan serta alat isap sabu dan satu paket yang diduga narkoba jenis sabu dari blok tahanan napi berinisial YP yang disimpan di dalam dus.
Wakil Kepala Polda Gorontalo Kombes Pol Tri Mariyanto mengatakan, napi yang dari dalam selnya ditemukan paket yang diduga narkoba jenis sabu langsung diamankan untuk dimintai keterangan dan dites urine.
Sementara barang-barang ilegal yang ditemukan dari dalam lapas langsung dibawa untuk diamankan di Polres Gorontalo Kota. Hingga saat ini situasi di Lapas Gorontalo dalam keadaan aman dan terkendali.
(zik)