Remaja Pengangguran Nekat Tanam Ganja di Pancoran

Selasa, 24 Mei 2016 - 13:05 WIB
Remaja Pengangguran...
Remaja Pengangguran Nekat Tanam Ganja di Pancoran
A A A
JAKARTA - Seorang remaja pengangguran IN (19) warga Pancoran, Jaksel nekat menjadi petani ganja di rumahnya karena ingin lepas dari kemiskinan. Dari tangan remaja tersebut polisi menyita 116 batang pohon ganja yang baru berusia satu bulan.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, peristiwa itu terjadi saat anggotanya menggelar Operasi Cipta Kondisi di Jalan PLN Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Saat itu, polisi menangkap seorang pengendara motor Yamaha Mio bernopol B 3317 SGJ lantaran kedapatan membawa lintingan ganja di saku kanan celananya.

"Saat itu tersangka IN bersama rekannya, darinya kami temukan satu peket ganja terbungkus kertas cokelat juga. Dia pun mengaku kalau itu ganja, lalu kami bawa ke Polsek Pancoran," ujarnya pada wartawan, Selasa (24/5/2016).

Saat diinterogasi, IN mengaku kalau masih ada ganja yang tersimpan di kediamannya. Polisi pun menggeledah rumahnya dan mendapati enam pot tanaman ganja di dalam kamarnya. Dia pun mengaku pohon ganja itu ditanamnya sendiri, dia hanya membeli bibit ganjanya dengan harga Rp50 ribu perpaket dari warga Manggarai berinisial AN.

"Tersangka tinggal bersama orangtuanya, kami temukan enam pot dengan 116 pohon di lantai dua rumahnya, itu kamarnya. Saat diperiksa, dia mengaku belajar menanamnya itu secara otodidak," jelasnya.

Vivick mengungkapkan, tersangka pun sejatinya hanya tamatan SMK saja dan menganggur selama setahunan. Tak dapat-dapat kerja, menjadi motivasi IN mencoba bisnis ganja. Kebetulan, dia bertemu dengan pria berinisial AN dan memberitahu ada cara mudah mendapatkan uang banyak tanpa pusing-pusing bekerja dengan keras.

"Dari AN yang kini jadi DPO itu, dia akhirnya mau coba-coba bisnis ganja. Apalagi, orangtuanya itu hanya tukang parkir, adiknya dua masih sekolah, dia menganggur, tapi dia ini mau bebaskan keluarganya dari kemiskinan, itu motifnya dia tanam ganja itu," ungkapnya.

Dia membeberkan, kalau orangtua tak mengetahui anaknya menanam ratusan pohon ganja itu. Pasalnya, secara kasat mata dan orang awam hanya mengira pohon itu hanyalah pohon bunga biasa saja. Dia pun mengaku mengenal AN itu saat di jalanan, dia kebetulan bertemu dan ditawari bisnis penanaman ganja itu.
(ysw)
Berita Terkait
Tok! MK Tolak Legalisasi...
Tok! MK Tolak Legalisasi Ganja Medis untuk kesehatan
Pengungkapan Penyelundupan...
Pengungkapan Penyelundupan 39 Kg Ganja Kering Asal Sumatera
Patroli Gabungan Sinergitas...
Patroli Gabungan Sinergitas Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Transaksi 1.838 Gram Ganja di Perbatasan Papua
Di Pedalaman Hutan Lindung...
Di Pedalaman Hutan Lindung Bukit Balai, Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 1,5 Hektare
Waduh, Darah dan Urin...
Waduh, Darah dan Urin Pengguna Ganja Bisa Mengandung Logam Berbahaya
Penemuan Ladang Ganja...
Penemuan Ladang Ganja di Gunung Bromo: Mengapa Ganja Harus Ditanam di Ketinggian?
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
5 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
7 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
9 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
9 jam yang lalu
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
10 jam yang lalu
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved