Satlak PBP Subang Ralat Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang
Selasa, 24 Mei 2016 - 09:53 WIB
Satlak PBP Subang Ralat Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang
A
A
A
SUBANG - Anggota Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) Subang Asep Setia Permana meralat jumlah korban tewas akibat bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat.
Asep meralat, jumlah korban tewas akibat banjir bandang lima orang. Sebelumnya diberitakan jumlah korban tewas enam orang. Menurutnya, kekeliruan ini akibat informasi yang simpang siur.
Menurut Asep, sebelumnya tercatat jumlah korban tewas enam orang yakni, Parmi (50), Mae (17), Nabila (7 bulan), Eni (45), Musa (55), dan Rizal (10). (Baca juga: Korban Tewas Banjir Bandang di Cisalak Subang Bertambah).
Namun, setelah divalidasi lagi ke pihak RSUD Subang, korban bernama Musa ternyata masih hidup dan tengah menjalani perawatan medis secara intensif akibat menderita luka parah.
"Sebelumnya memang Pak Musa ini sempat dilaporkan meninggal, karena lukanya parah. Namun malam tadi (Senin, 23 Mei 2016), kami validasi lagi ke rumah sakit, dan mereka (pihak RSUD) mengonfirmasi korban (Musa) masih hidup. Sekarang sedang dirawat intensif," ujar Asep, Selasa (24/5/2016).
"Dengan informasi ini, jumlah korban meninggal terkoreksi jadi lima orang," pungkas Asep yang juga Kepala Satpol PP ini.
Asep meralat, jumlah korban tewas akibat banjir bandang lima orang. Sebelumnya diberitakan jumlah korban tewas enam orang. Menurutnya, kekeliruan ini akibat informasi yang simpang siur.
Menurut Asep, sebelumnya tercatat jumlah korban tewas enam orang yakni, Parmi (50), Mae (17), Nabila (7 bulan), Eni (45), Musa (55), dan Rizal (10). (Baca juga: Korban Tewas Banjir Bandang di Cisalak Subang Bertambah).
Namun, setelah divalidasi lagi ke pihak RSUD Subang, korban bernama Musa ternyata masih hidup dan tengah menjalani perawatan medis secara intensif akibat menderita luka parah.
"Sebelumnya memang Pak Musa ini sempat dilaporkan meninggal, karena lukanya parah. Namun malam tadi (Senin, 23 Mei 2016), kami validasi lagi ke rumah sakit, dan mereka (pihak RSUD) mengonfirmasi korban (Musa) masih hidup. Sekarang sedang dirawat intensif," ujar Asep, Selasa (24/5/2016).
"Dengan informasi ini, jumlah korban meninggal terkoreksi jadi lima orang," pungkas Asep yang juga Kepala Satpol PP ini.
(zik)