Daerah Terpencil Banten Rawan Kekerasan Seksual Anak

Jum'at, 20 Mei 2016 - 11:34 WIB
Daerah Terpencil Banten...
Daerah Terpencil Banten Rawan Kekerasan Seksual Anak
A A A
SERANG - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten menilai, daerah terpencil di Tanah Jawara rawan terjadi kekerasan seksual pada anak.

Ketua LPA Banten Iif Syafrudin mengatakan, pada tahun 2015, sebanyak 145 kasus kekerasan seksual terjadi di pedalaman Banten. Sedangkan di semester pertama tahun 2016, ada 38 kasus.

"Dari jumlah yang ada, kekerasan seksual banyak terjadi di wilayah-wilayah terpencil, hal ini juga sama apa yang terjadi pada tahun 2016 hingga Mei," kata Iif, Jumat (20/5/2016).

Dia mengungkapkan, faktor utama penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak, karena disharmonisasi keluarga. Hal ini diperoleh dari kasus-kasus yang tangani LPA Banten.

"Sebenarnya ada empat hal penyebab terjadinya kekerasan seksual terhadap anak, namun yang mendominasi disharmonisasi keluarga, artinya keluarga yang tidak menjadi seutuhnya bagi perkembangan anak," ungkapnya.

Iif menyebutkan, dampak dari disharmonisasi keluarga ini berdampak pada mudahnya akses tayangan pornografi bagi anak, dan mudahnya akses tayangan kekerasan.

"Selain itu, juga kekerasan terhadap anak terjadi, karena memang hukuman yang ada belum memberikan efek jera bagi pelaku," kata Iif.

Dia juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo menetapkan kekerasan seksual terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa, dan sudah menandatangani terkait hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

"Kita mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah saat ini," ucapnya.
(san)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved