Telat Berjam-jam, Mensos Khofifah Ditinggal Pulang Deklarasi Antinarkoba
Senin, 16 Mei 2016 - 04:37 WIB
Telat Berjam-jam, Mensos Khofifah Ditinggal Pulang Deklarasi Antinarkoba
A
A
A
MOJOKERTO - Setelah berjam-jam menunggu kedatangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, puluhan jamaah muslimat di Kabupaten Mojokerto meninggalkan lokasi deklarasi antinarkoba di Pendopo Agung, Kecamatan Trowulan.
Satu persatu para ibu-ibu jamaah muslimat meninggalkan lokasi deklarasi antinarkoba. Bahkan saat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa datang dan memulai acara, jamaah yang pulang terus bertambah.
Para ibu-ibu ini mengaku sudah datang sejak pukul delapan pagi, dan capek, karena lama menunggu kedatangan Menteri Sosial. Ada juga yang mengaku ada kegiatan lain, sehingga terpaksa pulang lebih cepat.
Meski begitu, kegiatan tetap dilangsungkan. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tetap melakukan deklarasi antinarkoba dan memperingati harlah Muslimat Kabupaten Mojokerto yang diadakan di Pendopo Agung, Kecamatan Trowulan.
Dalam pidatonya, Khofifah mengatakan, rata-rata dalam sehari 10-50 warga Indonesia meninggal karena narkoba, dan di tahun 2015, sebanyak Rp63 triliun perputaran uang untuk membeli narkoba.
Satu persatu para ibu-ibu jamaah muslimat meninggalkan lokasi deklarasi antinarkoba. Bahkan saat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa datang dan memulai acara, jamaah yang pulang terus bertambah.
Para ibu-ibu ini mengaku sudah datang sejak pukul delapan pagi, dan capek, karena lama menunggu kedatangan Menteri Sosial. Ada juga yang mengaku ada kegiatan lain, sehingga terpaksa pulang lebih cepat.
Meski begitu, kegiatan tetap dilangsungkan. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tetap melakukan deklarasi antinarkoba dan memperingati harlah Muslimat Kabupaten Mojokerto yang diadakan di Pendopo Agung, Kecamatan Trowulan.
Dalam pidatonya, Khofifah mengatakan, rata-rata dalam sehari 10-50 warga Indonesia meninggal karena narkoba, dan di tahun 2015, sebanyak Rp63 triliun perputaran uang untuk membeli narkoba.
(san)