Ini Curhatan Warga Pasar Ikan dan Akuarium pada Rombongan MUI

Selasa, 10 Mei 2016 - 15:08 WIB
Ini Curhatan Warga Pasar...
Ini Curhatan Warga Pasar Ikan dan Akuarium pada Rombongan MUI
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambangi warga Pasar Ikan dan Kampung Akuarium, Penjaringamn, Jakarta Utara. Sejumlah warga korban penggusuran pun mencurahkan isi hatinya kepada rombongan MUI.

Salah seorang warga Akuarium, Catur menjelaskan kisah pilu yang terjadi pada tragedi penggusuran pada awal April 2016 lalu. Dia mengaku betapa sedihnya, ketika rumah yang dibangun dengan susah payah tapi dirobohkan dengan mudah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Kalau saat ini terasa panas. Tapi lebih panas pas penggusuran lalu. Sedih saya mengingatnya Pak/Bu," kata Catur menyampaikan curahan hatinya kepada MUI di lokasi, Selasa (10/5/2016).

Selain itu, Kata Catur, dirinya dan warga Pasar Ikan dan Akuarium juga mengalami intimidasi sebelum dilakukan penggusuran. Karena, sejumlah fasilitas seperti aliran listrik mati menjelang penggusuran.

"Sebelum dibongkar air enggak hidup. Jadi dimatikan begitu dan enggak mengalir. Begitu dicek yang keluar air asin," lanjutnya. (Baca: Selain MUI, Tokoh Politik Juga Hadir di Pasar Ikan)

Saat pembongkaran, Ayahanda Catur pun nyaris tertimpa reruntuhan bangunan yang dihancurkan oleh alat berat milik Pemprov DKI Jakarta. "Bapak saya kalau enggak ketahuan saya sama warga, bisa mati ketimpa pak," tambahnya.

Selain Catur, Upi Yunita warga Pasar Ikan juga sempat meminta pemerintah setempat lurah dan camat untuk dilakukan penangguhan pembongkaran. Hal itu disampaikan lantaran saat pembongkaran, banyak anak SMA yang sedang mengikuti Ujian Nasional (UN).

"Saya minta ditangguhkan bukan berarti minta ganti rugi. Waktu itu pak camat bilang yang akan dibongkar delapan meter dari tanggul barat dan timur. Tapi nyatanya?" kata Upi.

Kekerasan pada anak warga Pasar Ikan dan Akurium juga terjadi. Menurut Icih warga Pasar Ikan lainnya mengatakan, pembongkaran banyak anak kecil yang terinjak-terinjak. "Anak kami kecebur kali. Terinjak-injak aparat saat pembongkaran. Begitu dibongkar, kita pada tinggal dibekas reruntuhan," kata Icih.
(mhd)
Berita Terkait
Warga yang Bangun Tenda...
Warga yang Bangun Tenda di Depan JIS Akhirnya Setuju Pindah ke Rusun Nagrak
Tahap Awal Pembangunan,...
Tahap Awal Pembangunan, Progres Kampung Susun Akuarium Capai 10%
Patung Kucing Libi di...
Patung Kucing Libi di Kampung Susun Cakung, Simbol Warga Lawan Penggusuran
Kisah Musdalifah Korban...
Kisah Musdalifah Korban Penggusuran Kampung Akuarium: Tanpa Listrik, Kehujanan, hingga Digigit Tikus saat Tidur
Bupati Batang Tak Menolak...
Bupati Batang Tak Menolak Warganya Pulang Kampung
Anies: Kampung Susun...
Anies: Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung Wujud Sejarah Panjang Perjuangan Warga Bukit Duri
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
10 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved