Bangunan Liar Marak, Pemkot Jakbar Kebut Pelebaran Jalan Menceng Raya

Senin, 02 Mei 2016 - 09:19 WIB
Bangunan Liar Marak,...
Bangunan Liar Marak, Pemkot Jakbar Kebut Pelebaran Jalan Menceng Raya
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat mengaku tengah melakukan percepatan pembangunan jalan baru di wilayahnya. Ratusan bangunan liar yang berada di lokasi rencananya akan digusur. Saat ini pembangunan jalan tengah memasuki tahap lelang.

Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi mengaku telah berkoordinasi dengan semua SKPD untuk pembangunan jalan baru tersebut.

"Ada masalah yang belum selesai, banyak pembangunan jalan yang terbengkalai. Bulan ini (Mei) kami akan berusaha menyelesaikannya," tegas Anas kepada SINDO, Minggu 1 Mei 2016.

Kawasan seperti jalan Menceng Raya, Kalideres, Inspeksi kali Apuran, Cengkareng dan Inspeksi kali Mookevart, Kalideres menjadi fokusnya, setelah bangunan liar kembali muncul akibat pembangunan terbengkalai.

Dari tiga lokasi itu, hanya Kali Apuran saja yang telah resmi terbebas dari bangunan liar. Saat ini pembangunan telah di lakukan dengan bantuan dana CSR.

Sementara sisanya akan dilakukan penertiban dalam pekan ini, setelah sp 1 dan 2 telah di keluarkan oleh pihak kecamatan. "Kami tengah melakukan proses lelang, jadi kalo misalnya bangunan telah rata. Maka kami akan membetonnya dan membangun jalan," ucap Anas.

Dengan demikian, lanjut Anas, diharapkan pembangunan akan dapat diselesaikan pada awal Juni nanti. "Yah minimal tanam pohon biar enggak terlalu gersang," tuturnya.

Meski akan digusur, namun Mantan Walikota Jakarta Selatan ini menegaskan tidak akan merelokasi warga ke unit rusunawa yang tersedia. Pasalnya jauh sebelum perencanaan ini, para warga yang ada di kawasan itu, telah mendapatkan ganti rugi sesuai dengan luas bangunan yang dimilikinya.

Camat Kalideres Pemkot Jakarta Barat, Uus Kuswanto menegaskan sudah 75 persen pemilik bangunan di sepanjang jalan Menceng Raya yang telah membongkar bangunannya sendiri.

Mereka yang membongkar berada di kawasan RW 10 dan RW 11, Keluruhan Tegal Alur. "Panjangnya ada sekitar 1,5 kilometer. Bangunannya mungkin ada sekitar 183 bangunan di lima RT," ucapnya.

Dari penertiban itu, nantinya jalanan di ujung barat Jakarta itu akan mendapat pelebaran dari sebelumnya enam meter menjadi sekitar 24 meter. "Ada juga yang telah mengantongi sertifikat sejak tahun 70-an. Dan akan kami ganti sesuai NJOP," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Ribuan Pegawai Walkot...
Ribuan Pegawai Walkot Jakbar Ikuti Rapid Test Massal yang Digelar BIN
ASN Ditemukan Gantung...
ASN Ditemukan Gantung Diri di Gedung Parkir Kantor Pemkot Jakbar
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
57 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
1 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
2 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
4 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
13 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved