KPK Didesak Tingkatkan Penyidikan Kasus Sumber Waras

Selasa, 19 April 2016 - 21:02 WIB
KPK Didesak Tingkatkan...
KPK Didesak Tingkatkan Penyidikan Kasus Sumber Waras
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menilai sudah sewajarnya KPK meningkatkan kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS SUmber Waras dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Selain itu, ia mendesak agar penetapan tersangka harus segera dilakukan. Hal ini, untuk menegaskan KPK sangat mengatensi kasus tersebut.

"Apa yang ditunggu, ini sebenarnya masalah simpel. Kesalahan administrasi oleh pemprov telah membuat kerugian negara, ini sudah dilaporkan BPK kepada KPK. Jadi apa lagi yang musti ditunggu," jelas Margarito di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Termasuk soal pembayaran yang dilakukan Pemprov DKI di akhir tahun anggaran 2014 lalu. Melihat dari aturan itu, Pemprov DKI dinilai melakukan pelanggaran sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomer 55 tahun 2008 tentang Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara serta Penyampaiannya.

Ia mengatakan, merujuk dari aturan itu, tidak seharusnya Dinas Kesehatan masih melakukan penyimpanan uang dengan jumlah mencapai ratusan miliar.

"Memang tidak ada aturan soal pembayarannya. Yang jadi masalah disini, kenapa Dinkes masih menyimpan uang dengan jumlah segitu, aneh kan?," tutur Margarito.

Selain dinilai menyalahi soal pembayaran, Margarito melanjutkan menilik dari Hak Guna Bangunan (HGB) yang ada. Seharusnya pemprov harus teliti sistem kontrak yang dilakukan antara DKI dan RS Sumber Warasnya. Pasalnya pembelian tidak semestinya dilakukan bila melihat HGB sendiri akan habis ditahun 2018 nanti.

Dengan demikian, pemprov, kata Margarito, tidak perlu capek-capek membeli lahan, karena 2018 nanti, bangunan itu akan milik pemprov. "Ini kan aneh kalau mereka buru-buru membeli, tanpa perencanaan, tanpa pertimbangan matang," tuturnya.

Sementara itu, terkait ucapan Ahok yang mengatakan BPK tidak melakukan konfirmasi kepada dirinya. Margarito menilai hal itu tidak semestinya di lakukan BPK. Pasalnya dugaan korupsi yang mencuat, kata Margarito, merupakan hasil kesimpulan audit investigasi.

"Berbeda dengan audit general yang membutuhkan konfirmasi. Audit Investigasi ini, bisa menjadi acuan BPK dalam melakukan penyidikan," jelasnya.

Ahok saat ini, lanjut Margarito, tengah mencoba untuk pengalihan isu. Mantan Bupati Belitung Timur ini, tengah mencoba melakukan berbagai alibi untuk tidak dijerat dalam perkara korupsi.

Terlebih, saat ini, kemungkinan Ahok untuk menjadi tersangka pun menjadi sangat kecil, setelah orang nomer satu Indonesia, Presiden Jokowi dinilai punya hubungan emosional, setelah bekerja sama dengan ditahun 2012 lalu.

"Jadi kalo saya pikir, pemprov ngomong apapun tetap salah. Semakin banyak omong, semakin akan terkuak, saran saya lebih baik diam," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
KPK Hentikan Penyelidikan...
KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
Awas! Copet Merajalela...
Awas! Copet Merajalela di Halte Transjakarta Sumber Waras Jakbar
Audiensi dengan KPK,...
Audiensi dengan KPK, Pramono Bahas Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran di Grogol Petamburan Dirawat di RS Sumber Waras dan Tarakan
Pramono Bakal Jadikan...
Pramono Bakal Jadikan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit Tipe A, Ikonik dengan Ornamen Betawi
Mahasiswa Unair Ciptakan...
Mahasiswa Unair Ciptakan Aplikasi Seger Waras, Apa Itu?
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
11 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
13 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
14 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
15 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved